Dugaan Melanggar Regulasi BRI Liga 1 saat Imbangi Persija, Komdis PSSI Putuskan PSIS Tidak Bersalah
Gia Yuda Pradana | 22 September 2021 09:09
Bola.net - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan PSIS Semarang tidak bersalah dalam dugaan melanggar regulasi BRI Liga 1 2021/2022. Mahesa Jenar bebas dari segala tuduhan.
PSIS dikabarkan menyalahi aturan karena melakukan pergantian pemain dalam empat kesempatan. Sesuai regulasi, setiap tim maksimal mengganti lima pemain dalam tiga kesempatan.
Kejadian itu berlangsung ketika PSIS melawan Persija Jakarta pada pekan kedua BRI Liga 1, di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, 12 September 2021. Mahesa Jenar mampu mengimbangi Macan Kemayoran 2-2.
"Bahwa berdasarkan keterangan dari pihak terkait, ditemukan fakta bahwa sebenarnya pergantian pemain yang dilakukan oleh PSIS pada menit ke-63 dilakukan dalam satu slot pergantian berisi dua pemain. Itu dibuktikan dengan formulir pergantian pemain dan dipertegas oleh keterangan dari wasit cadangan," tulis Komdis di laman PSSI.
"Jadi ada masalah teknis memasukkan pemain berada di wilayah wasit cadangan yang berkoordinasi dengan wasit yang memimpin pertandingan. Berdasarkan data dan keterangan tersebut, Komdis PSSI menyatakan bahwa PSIS tidak melakukan kesalahan," lanjut pengumuman Komdis tersebut.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Penjelasan Komdis

Komdis melihat bahwa pergantian pemain PSIS pada menit ke-63 ketika Riyan Ardiansyah masuk seharusnya berbarengan dengan Jonathan Cantillana. Namun, wasit cadangan Pipin Indra Pratama lebih dulu memasukkan Riyan, baru Cantillana dua menit berselang.
Komdis PSSI menjelaskan, bahwa PSIS tidak terbukti bersalah setelah menginvestigasi kasus ini dengan sejumlah bukti pendukung seperti flash report post match dari pengawas pertandingan, laporan wasit utama, laporan wasit keempat, dan keterangan general coordinator (GC).
"Komdis tidak melihat adanya pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh PSIS. Kesalahan terjadi adanya komunikasi yang kurang baik antara match commissioner, wasit cadangan, general coordinator, keteledoran dari perangkat pertandingan, dan panitia pelaksana (panpel) yang kurang cermat," tulis Komdis.
"Komdis menyerahkan kepada Komite Wasit untuk mengambil keputusan dan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," bunyi keputusan Komdis.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- BRI Liga 1: Hadapi Bhayangkara FC, Persebaya Antisipasi Ketajaman Ezechiel N'Douassel
- Selalu Imbang di 3 Laga Awal BRI Liga 1 2021/2022, Manajemen Persija Kecewa Berat
- Ini Para Pelatih Arema yang Jabatannya Berhenti di Tengah Jalan, Almeida Berikutnya?
- Para Penyerang Persib Bandung Masih Tumpul di BRI Liga 1, Apa Komentar Robert Alberts?
- Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Live di Indosiar, 23-25 September 2021
- Tentang Sindiran '8 Pemain Asing' di BRI Liga 1, Begini Respon Persib Bandung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45

















