Dukung Menpora, Ratusan Suporter Gelar Aksi di Kantor Kemenpora
Editor Bolanet | 23 Mei 2015 18:46
- Lebih dari 200 orang suporter dari berbagai klub menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sabtu (23/05). Suporter yang tergabung dalam Koalisi Suporter Untuk Revolusi PSSI (KoruPSSI) ini mendukung kebijakan Menpora Imam Nahrawi dalam membenahi tata kelola sepak bola nasional.
Peserta aksi ini terdiri dari berbagai elemen suporter. Mereka, antara lain, terdiri dari Pasoepati dari Persis Solo, Bonek dari Persebaya 1927, Panser Biru dari PSIS Semarang, Bralingmania dari Persibangga Purbalingga, Laskar Nusakambangan dari PSCS Cilacap, Paser Bumi dari Persiba Bantul, Saminista dari Persikaba Blora, Kalong Mania dari Persip Pekalongan, Betman dari Persikota Tangerang, Jakmania dari Persija, dan Bumi Mania dari Persak Kebumen.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, KoruPSSI, sebagai bagian dari suporter, mengaku paham dengan dinamika sepakbola Indonesia. Karenanya, mereka memahami langkah Menpora membenahi sepakbola Indonesia yang kacau balau.
Apa yang ada dalam sepakbola Indonesia sangatlah kotor. Kami dukung Pak Imam Nahrawi menegakkan aturan dan profesionalitas, ujar Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Helmi Atmaja.
Kita tidak menutup mata PSSI dengan segala jaringannya selalu memelintir fakta-fakta kondisi sepakbola di Indonesia, sambungnya.
Lebih lanjut, Helmi menyebut bahwa dalam perkembangannya, PSSI tak lagi jadi organisasi perjuangan dan pemersatu bangsa. PSSI berubah menjadi antikritik dan tidak transparan.
Imam Nahrawi adalah harapan buat suporter dan perbaikan sepakbola kita. Sebab, PSSI dan hulubalangnya sangat kuat menggiring opini masyarakat, tuturnya.
Helmi juga menegaskan bahwa aksi mereka murni demi mengharapkan sepakbola Indonesia yang lebih baik.
Sebagai suporter, kami tidak pernah mendapatkan uang dari sepakbola Indonesia. Kami justru mengeluarkan uang untuk mendukung tim kebanggaan. Kami yakin banyak orang di luar ruangan ini yang juga mendukung langkah Menpora, karena memiliki keinginan yang sama agar sepakbola lebih baik, tandasnya.
Sementara, aksi KoruPSSI ini mendapat sambutan positif Kemenpora. Mereka mendapat kesempatan berdialog dengan perwakilan Kemenpora dan Tim Transisi di Wisma Teater Kemenpora. Staff Khusus Kemenpora Bidang Olahraga, M. Khusen Yusuf dan salah seorang anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono nampak menemui langsung dan berdialog dengan peserta aksi. [initial]
(den/pra)
Peserta aksi ini terdiri dari berbagai elemen suporter. Mereka, antara lain, terdiri dari Pasoepati dari Persis Solo, Bonek dari Persebaya 1927, Panser Biru dari PSIS Semarang, Bralingmania dari Persibangga Purbalingga, Laskar Nusakambangan dari PSCS Cilacap, Paser Bumi dari Persiba Bantul, Saminista dari Persikaba Blora, Kalong Mania dari Persip Pekalongan, Betman dari Persikota Tangerang, Jakmania dari Persija, dan Bumi Mania dari Persak Kebumen.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, KoruPSSI, sebagai bagian dari suporter, mengaku paham dengan dinamika sepakbola Indonesia. Karenanya, mereka memahami langkah Menpora membenahi sepakbola Indonesia yang kacau balau.
Apa yang ada dalam sepakbola Indonesia sangatlah kotor. Kami dukung Pak Imam Nahrawi menegakkan aturan dan profesionalitas, ujar Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Helmi Atmaja.
Kita tidak menutup mata PSSI dengan segala jaringannya selalu memelintir fakta-fakta kondisi sepakbola di Indonesia, sambungnya.
Lebih lanjut, Helmi menyebut bahwa dalam perkembangannya, PSSI tak lagi jadi organisasi perjuangan dan pemersatu bangsa. PSSI berubah menjadi antikritik dan tidak transparan.
Imam Nahrawi adalah harapan buat suporter dan perbaikan sepakbola kita. Sebab, PSSI dan hulubalangnya sangat kuat menggiring opini masyarakat, tuturnya.
Helmi juga menegaskan bahwa aksi mereka murni demi mengharapkan sepakbola Indonesia yang lebih baik.
Sebagai suporter, kami tidak pernah mendapatkan uang dari sepakbola Indonesia. Kami justru mengeluarkan uang untuk mendukung tim kebanggaan. Kami yakin banyak orang di luar ruangan ini yang juga mendukung langkah Menpora, karena memiliki keinginan yang sama agar sepakbola lebih baik, tandasnya.
Sementara, aksi KoruPSSI ini mendapat sambutan positif Kemenpora. Mereka mendapat kesempatan berdialog dengan perwakilan Kemenpora dan Tim Transisi di Wisma Teater Kemenpora. Staff Khusus Kemenpora Bidang Olahraga, M. Khusen Yusuf dan salah seorang anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono nampak menemui langsung dan berdialog dengan peserta aksi. [initial]
Jangan Lewatkan!
Nilai Kemenpora Tak Punya Aturan, PSSI Analogikan Darurat Administrasi Negara
Telah Koordinasi Dengan Petinggi FIFA, Tim Transisi Tetap ke Swiss
Bekukan PSSI, Menpora Kembali Dapat Dukungan
Digosipkan Bakal Bentuk Klub Baru, Kemenpora Soroti Standar Jurnalistik Media
Kemenpora Bantah Bakal Bentuk Klub-klub Baru
Usir PSSI dari Senayan, Kemenpora Tak Bisa Lampaui Peraturan Pemerintah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








