Gagal Menang, Calon Sekjen PSSI Protes pada Edy Rahmayadi
Ari Prayoga | 9 Juli 2017 14:14Bola.net - - Hasil pemilihan Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI tidak diterima sepenuhnya oleh para calon Sekjen yang gugur. Mereka pun ada yang melontarkan keluhan secara langsung pada Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.
Setelah ditinggalkan oleh Ade Wellington April lalu, PSSI mencari sosok baru untuk mengisi pos Sekjen. Caranya dengan melakukan lowongan terbuka.
Sejumlah pelamar akhirnya mendaftarkan diri ke PSSI. Setelah melakukan rangkaian tes dan wawancara, akhirnya terpilihlah nama Ratu Tisha Destria, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).
Kemenangan Tisha ini tidak disambut baik sejumlah pihak. Ada yang menyebut itu hasil rekayasa, dan malah ada yang sampai melakukan komplain langsung pada Ketum PSSI.
Memang akhirnya yang kalah itu SMS saya, WhatsApp saya, ini tidak begitulah itu begitu. Biasalah yang kalah itu begitu, ujar Edy di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (8/7/2017).
Pria yang menjabat sebagai Pangkostrad ini pun berusaha menjelaskan bahwa proses seleksi sudah dilakukan seadil mungkin. Edy berharap pihak-pihak yang kalah bisa berbesar hati menerima kekalahan tersebut.
Kalau menang pasti tidak ribut itu, fair dong kita. Bangsa ini sudah harus fair, siapa yang bisa pimpinlah bangsa ini, yang merasa tidak bisa sudahlah mengalah. Kita ikut pimpinan yang lebih cakap dari kita, tutupnya.
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















