Gelar Piala Kemerdekaan 2015, Kemenpora Cari Pengganti PT LI
Editor Bolanet | 22 Mei 2015 23:02
- Penolakan PT Liga Indonesia (PT LI) untuk memutar kompetisi, tidak membuat langkah Tim Transisi jalan di tempat. Terbukti, tim yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tersebut, tetap akan menggulirkan turnamen mulai Juni 2015, dengan tajuk Piala Kemerdekaan.
Sebab Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan sudah memberi kewenangan kepada Tim Transisi untuk mencari operator lainnya. Hal tersebut, akibat PT LI tidak bersedia menjalankan turnamen jika tanpa persetujuan dan melibatkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sementara PSSI, sudah dibekukan Kemenpora lantaran dinilai mengabaikan tiga kali peringatan terkait keikutsertaan Arema Cronous dan Persebaya Surabaya dalam kompetisi QNB League musim 2015.
Dua klub tersebut, tidak mendapatkan rekomendasi tampil dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI)akibat gagal memenuhi syarat yang diminta hingga batas waktu yang sudah ditentukan.
Kami sudah mencoba memanggil PT Liga, namun belum ada jawaban hingga sekarang. Kami akan mencari operator lain jika PT Liga tidak mau. Semua sudah saya berikan wewenang ke Tim Transisi, ungkap Menpora Imam Nahrawi.
Dikatakannya lagi, tidak ingin menanggapi terlalu jauh soal demonstrasi mahasiswa di depan kantor Kemenpora, sejak Selasa (19/5). Menurutnya, dana Rp2 miliar untuk Tim Sembilan itu adalah sebuah tuduhan yang keliru.
Soal demo mahasiswa itu salah besar. Tim Sembilan hanya menghabiskan sekitar rp700 juta. Kalau mau lihat, semua ada rinciannya. Itu semua hanya untuk memajukan sepak bola Indonesia, tambahnya.
Saya hanya ingin melihat kemajuan sepak bola Indonesia. Saya juga ingin memberikan hiburan kepada masyarakat lewat sepak bola. Dengan sepak bola yang menyenangkan, bukan yang menakutkan, pungkasnya. (esa/dzi)
Sebab Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan sudah memberi kewenangan kepada Tim Transisi untuk mencari operator lainnya. Hal tersebut, akibat PT LI tidak bersedia menjalankan turnamen jika tanpa persetujuan dan melibatkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sementara PSSI, sudah dibekukan Kemenpora lantaran dinilai mengabaikan tiga kali peringatan terkait keikutsertaan Arema Cronous dan Persebaya Surabaya dalam kompetisi QNB League musim 2015.
Dua klub tersebut, tidak mendapatkan rekomendasi tampil dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI)akibat gagal memenuhi syarat yang diminta hingga batas waktu yang sudah ditentukan.
Kami sudah mencoba memanggil PT Liga, namun belum ada jawaban hingga sekarang. Kami akan mencari operator lain jika PT Liga tidak mau. Semua sudah saya berikan wewenang ke Tim Transisi, ungkap Menpora Imam Nahrawi.
Dikatakannya lagi, tidak ingin menanggapi terlalu jauh soal demonstrasi mahasiswa di depan kantor Kemenpora, sejak Selasa (19/5). Menurutnya, dana Rp2 miliar untuk Tim Sembilan itu adalah sebuah tuduhan yang keliru.
Soal demo mahasiswa itu salah besar. Tim Sembilan hanya menghabiskan sekitar rp700 juta. Kalau mau lihat, semua ada rinciannya. Itu semua hanya untuk memajukan sepak bola Indonesia, tambahnya.
Saya hanya ingin melihat kemajuan sepak bola Indonesia. Saya juga ingin memberikan hiburan kepada masyarakat lewat sepak bola. Dengan sepak bola yang menyenangkan, bukan yang menakutkan, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
















