Gubernur Riau Tanggapi Protes Tim PON Papua
Editor Bolanet | 31 Agustus 2012 16:18
- Gubernur Riau HM Rusli Zainal berjanji menanggapi serius protes tim PON sepakbola Papua. Tim yang paling awal datang tersebut mengeluhkan kondisi Stadion Narasinga tempat penyisihan cabor sepakbola PON Riau XVIII/2012.
Saya akan pelajari secara teknis, mungkin tidak seluruhnya yang dikeluhkan (Papua) itu tak bisa dibenahi secepatnya, kata Rusli.
Rusli mengaku belum memahami isi surat protes kontingen Papua terkait kondisi stadion di Kabupaten Indragiri Hulu itu. Karena itu, ia juga tak bisa memastikan kondisi terakhir di stadion itu benar-benar tidak layak pakai untuk pertandingan PON, sehingga harus dipindahkan.
Makanya saya akan cek dulu, yang penting kondisi stadion tidak sampai ganggu fungsinya untuk pertandingan. Lagipula kita masih banyak lapangan lainnya untuk menggelar pertandingan, ucapnya.
Secara terpisah, Sekretaris tim Pengawas dan Pengarah dari KONI, Erman Samusi mengatakan belum bisa mengambil keputusan terkait protes kontingen Papua. Ia berjanji keputusan untuk mencari solusi tersebut akan diumumkan sebelum pertandingan penyisihan sepak bola dimulai pada tanggal 5 September.
Secepatnya akan kami putuskan, masih ada waktu sebelum pertandingan, tukasnya.
Sebelumnya, tim Papua melayangkan surat protes terkait kondisi Stadion Narasinga. Wakil Manajer tim, Nico Dino mengatakan kondisi lapangan sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan taraf nasional.
Sebabnya, kondisi tanahnya terlalu keras, permukaan tak rata, rumput tidak dipasang sempurna, dan beberapa permukaan berlubang. Selain itu, tempat ganti pemain dan tribun penonton juga masih belum rampung dibangun.
(ant/end)
Saya akan pelajari secara teknis, mungkin tidak seluruhnya yang dikeluhkan (Papua) itu tak bisa dibenahi secepatnya, kata Rusli.
Rusli mengaku belum memahami isi surat protes kontingen Papua terkait kondisi stadion di Kabupaten Indragiri Hulu itu. Karena itu, ia juga tak bisa memastikan kondisi terakhir di stadion itu benar-benar tidak layak pakai untuk pertandingan PON, sehingga harus dipindahkan.
Makanya saya akan cek dulu, yang penting kondisi stadion tidak sampai ganggu fungsinya untuk pertandingan. Lagipula kita masih banyak lapangan lainnya untuk menggelar pertandingan, ucapnya.
Secara terpisah, Sekretaris tim Pengawas dan Pengarah dari KONI, Erman Samusi mengatakan belum bisa mengambil keputusan terkait protes kontingen Papua. Ia berjanji keputusan untuk mencari solusi tersebut akan diumumkan sebelum pertandingan penyisihan sepak bola dimulai pada tanggal 5 September.
Secepatnya akan kami putuskan, masih ada waktu sebelum pertandingan, tukasnya.
Sebelumnya, tim Papua melayangkan surat protes terkait kondisi Stadion Narasinga. Wakil Manajer tim, Nico Dino mengatakan kondisi lapangan sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan taraf nasional.
Sebabnya, kondisi tanahnya terlalu keras, permukaan tak rata, rumput tidak dipasang sempurna, dan beberapa permukaan berlubang. Selain itu, tempat ganti pemain dan tribun penonton juga masih belum rampung dibangun.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi, Korea Selatan Bawa Empat Pemain Piala Dunia di Asian Games 2018
Asia 16 Juli 2018, 14:41
-
PSSI Tak Permasalahkan Undian Grup Sepakbola Asian Games 2018 Diulang
Tim Nasional 13 Juli 2018, 11:30
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51












