Ini Kisah di Balik Bergabungnya Comvalius ke Arema FC
Dimas Ardi Prasetya | 25 April 2019 04:10
Bola.net - - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengungkap kisah di balik perekrutan Sylvano Comvalius untuk memperkuat timnya pada musim kompetisi 2019. Menurutnya, operasi transfer ini bermula usai Babak Perempat Final Piala Presiden musim 2019 lalu.
Menurut Ruddy, usai pertandingan kontra Bhayangkara FC tersebut, tim pelatih mengajukan permintaan untuk merombak komposisi lini serang mereka, terutama penyerang asing. Karena waktunya sudah mepet, salah satu syarat yang harus dimiliki penyerang anyar Arema ini adalah sudah harus pernah bermain di Indonesia.
"Sebelum laga kontra Kalteng Putra pada Semifinal, kapten tim Arema, Hamka Hamzah, menjalin komunikasi dengan Comvalius. Ia mengirimkan salinan pembicaraan mereka pada saya dan direksi," ucap Ruddy.
"Kemudian, direksi memberi perintah pada saya agar segera mengeksekusi proses transfer Comvalius," sambungnya.
Singkat cerita, berbekal perintah direksi, manajemen menjalin komunikasi dengan Comvalius. Pembicaraan dengan Comvalius dilakukan melalui agen pemain asal Belanda ini, Julius Kwateh.
"Pembicaraan ini tak berlangsung lama. Pasalnya, kedua belah pihak sama-sama saling menginginkan. Comvalius ingin bermain di Arema, sedangkan kami ingin merekrutnya," kata Ruddy.
Bagaimana kelanjutan proses perekrutan Comvalius simak selengkapnya di bawah ini.
Diselesaikan di Bandara
Selanjutnya, menurut Ruddy, Comvalius akhirnya bisa bertemu langsung dengannya. Pertemuan ini dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, setelah laga leg pertama kontra Persebaya, Selasa (09/04) lalu.
"Kami bertemu selama tiga jam di bandara. Pertemuan ini juga diikuti agen Comvalius," papar Ruddy.
"Dalam pertemuan ini, kami membahas detail kontrak. Akhirnya, karena sama-sama menginginkan kami berjodoh. Ia kami kontrak dengan durasi dua tahun per tanggal hari ini. Mudah-mudahan dengan adanya kepingan puzzle terakhir ini, Arema bisa lebih berprestasi," sambungnya.
Sulit Tinggalkan Kuala Lumpur
Sementara itu, Julius Kwateh menyebut bahwa kliennya sempat sulit untuk meninggalkan Kuala Lumpur. Pasalnya, menurut pria berusia 36 tahun ini, pertemuan antara kliennya dan manajemen Kuala Lumpur FA sempat berlangsung alot dan berlarut-larut.
"Akhirnya, pada Selasa (23/04) kemarin, kami akhirnya bisa mendapat surat keluar resmi dari manajemen," kata Kwateh.
"Saya pastikan, saat kami menandatangani kontrak dengan Arema, statusnya sudah resmi keluar dari Kuala Lumpur FA, sehingga tak ada proses transfer," tutupnya.
Harus Kurangi Kompensasi
Lebih lanjut, selain sempat berlarutnya proses keluar Comvalius dari klub lamanya, ada masalah lain yang sempat terjadi dalam proses bergabungnya pemain berusia 31 tahun ini ke Arema. Hal tersebut adalah sempat bocornya nama Comvalius ke publik, padahal proses keluarnya Comvalius dari klub lamanya belum lagi usai.
"Walhasil, ia harus berkorban sesuatu untuk bisa keluar dari klub tersebut," kata Ruddy Widodo.
"Seharusnya, ia mendapat tiga kali gaji ketika keluar. Namun, dengan bocornya kabar bahwa ia bakal ke Arema, ia hanya menerima 1,5 kali gaji," sambungnya.
Namun, menurut Ruddy, manajemen Arema tak mau membiarkan pemain yang akrab dengan Irfan Bachdim ini menanggung rugi sendiri. Manajemen Arema memberi kompensasi akibat kerugian Comvalius.
"Bentuknya adalah tambahan fasilitas, yang tidak bisa kami beberkan ke publik," tandas Ruddy.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







