Ini Respon Menpora Setelah Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Dimas Ardi Prasetya | 7 Oktober 2022 18:25
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menegaskan dirinya menghormati keputusan Polri yang menjadikan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, sebagai tersangka Tragedi Kanjuruhan.
Akhmad Hadian Lukita ditetapkan sebagai tersangka Tragedi Kanjuruhan oleh Polri pada Kamis (6/10/2022). Dia jadi tersangka karena lalai tak memverifikasi Stadion Kanjuruhan.
Dalam keterangannya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut penetapan tersangka usai tim investigasi melakukan serangkaian penyidikan. Verifikasi terakhir dilakukan PT LIB pada 2020.
"Kita melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Respon Menpora
Zainudin Amali meminta Akhmad Hadian Lukita untuk menjalani proses hukum yang sudah ditetapkan. Nanti pembuktian bersalah atau tidak akan dilakukan saat pengadilan.
"Pihak kepolisian ada alasan, kita hormati saja. Jalani saja, kalau memang tidak bersalah, pengadilan yang akan memutuskan. Jadi, semua yang sudah disampaikan tetap berpatokan pada asas praduga tidak bersalah," kata Zainudin Amali pada Jumat (7/10/2022).
"Kita hormati itu dan apa yang dilakukan kepolisian adalah arahan pak Presiden ya untuk secara cepat dan tuntas, baik ke pihak kepolisian maupun TGIPF," tegas Zainudin Amali.
Enam Tersangka

Selain Akhmad Hadian Lukita, ada lima tersangka lain yang sudah ditetapkan dalam Tragedi Kanjuruhan. Mereka adalah Ketua Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan Arema FC, Abdul Haris hingga Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.
Selain itu, tiga tersangka lainnya berasal dari aparat keamanan. Mereka adalah Kabagops Polres Malang Wahyu S, anggota Brimob Polda Jatim inisial H, dan Kasat Samapta Polres Malang inisial BSA.
Abdul Haris dan Suko Sutrisno dianggap lalai dalam bertugas. Adapun ketiga tersangka dari Kepolisian disebutkan meminta petugas keamanan untuk menembakkan gas air mata.
Reaksi Ketum PSSI
Di tempat terpisah, Mochamad Iriawan sudah tahu terkait penetapan tersangka Akhmad Hadian Lukita dari Polri. Dia berjanji untuk menghargai proses hukum yang tengah berjalan.
"Saya sudah mendengar tentang itu dan PSSI menghormati penetapan tersangka yang baru saja dibacakan Kapolri," tutur Iriawan.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Rizki Hidayat
Published: 07/10/2022
Jangan Lewatkan:
Tragedi Kanjuruhan Buat Hendro Siswanto Larut dalam Duka
Trauma Psikologis Mendalam Dirasakan Pemain Arema FC, Belum Siap Bermain Sepak Bola
Wali Kota Malang Harap Sepak Bola Malang Tak Ikut Mati Buntut Tragedi Kanjuruhan
Jadi ASN dan Berkantor di Stadion Kanjuruhan, Eks Kiper Arema FC: Saya Sering Salat di Sana
3 Insiden yang Terjadi di Stadion Kanjuruhan Sebelum Tragedi: Pagar Pernah Rubuh
Dirut PT LIB Hormati Proses Hukum Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Cerita Pilu Marselino Ferdinan Soal Malam Kelam Tragedi Kanjuruhan
PSSI dan PT LIB Respon Penetapan Akhmad Hadian Lukita Sebagai Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Begini Hasil Rakor Menpora Terkait Tragedi Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












