Inilah Jawaban PSSI Terkait Voter Solo dan Proses Verifikasi Peserta KLB
Editor Bolanet | 10 Desember 2012 06:29
- Salah satu penyebab buntunya rekonsiliasi antara dan adalah penentuan masalah peserta KLB Palangkaraya. PSSI bersikeras mengikuti statuta dengan mengundang voter Kongres Tahunan Palangkaraya. Sementara, KPSI ngotot berpedoman MoU dengan menyebut voter adalah voter KLB Solo, Juli 2011 lalu.
Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, undangan yang sudah hadir di Palangkaraya ini juga merupakan voter Kongres Solo. Dari yang hadir tadi kan sudah ketahuan. Mereka ini merupakan voter Kongres Solo, ujar Halim, dalam sesi konferensi pers di Hotel Luwansa Palangkaraya, Senin (10/12) dini hari.
Sementara itu, menanggapi tudingan dari Pelaksana Tugas Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono, bahwa PSSI tidak melakukan verifikasi peserta, Halim dengan tegas menolak. Bahkan, dia membeberkan kronologi dan alasan mengapa sampai saat ini belum ada titik temu dalam penentuan undangan KLB.
PSSI sudah kirim data ke pihak lain. Karena tidak tahu nomor fax dan alamat e-mail, maka data itu disampaikan via Kemenpora. Mereka minta PSSI segera sampaikan data. Batas waktu PSSI sampaikan data, Minggu (09/12) pukul 11:00. Sebelumnya, kita didesak ajukan data dari Sabtu (08/12) pukul 21:00 malam. Karena data sudah di Palangkaraya, akhirnya diundur, papar pria yang karib disapa Gus Lim ini.
Lebih lanjut, Gus Lim juga menyebut bahwa sejauh ini pihak lain juga belum pernah mengirim data apa pun ke PSSI. Karena itulah, dia heran dengan tuntutan verifikasi yang diulang-ulang kubu KPSI.
Kenapa cuma PSSI yang disuruh beri data? Kalau verifikasi, data digabung lalu dilihat mana yang benar atau kompromi data mana yang dipakai. Kenapa hanya data verifikasi punya PSSI yang diminta? Nggak fair dong? pungkasnya. (den/gia)
Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, undangan yang sudah hadir di Palangkaraya ini juga merupakan voter Kongres Solo. Dari yang hadir tadi kan sudah ketahuan. Mereka ini merupakan voter Kongres Solo, ujar Halim, dalam sesi konferensi pers di Hotel Luwansa Palangkaraya, Senin (10/12) dini hari.
Sementara itu, menanggapi tudingan dari Pelaksana Tugas Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono, bahwa PSSI tidak melakukan verifikasi peserta, Halim dengan tegas menolak. Bahkan, dia membeberkan kronologi dan alasan mengapa sampai saat ini belum ada titik temu dalam penentuan undangan KLB.
PSSI sudah kirim data ke pihak lain. Karena tidak tahu nomor fax dan alamat e-mail, maka data itu disampaikan via Kemenpora. Mereka minta PSSI segera sampaikan data. Batas waktu PSSI sampaikan data, Minggu (09/12) pukul 11:00. Sebelumnya, kita didesak ajukan data dari Sabtu (08/12) pukul 21:00 malam. Karena data sudah di Palangkaraya, akhirnya diundur, papar pria yang karib disapa Gus Lim ini.
Lebih lanjut, Gus Lim juga menyebut bahwa sejauh ini pihak lain juga belum pernah mengirim data apa pun ke PSSI. Karena itulah, dia heran dengan tuntutan verifikasi yang diulang-ulang kubu KPSI.
Kenapa cuma PSSI yang disuruh beri data? Kalau verifikasi, data digabung lalu dilihat mana yang benar atau kompromi data mana yang dipakai. Kenapa hanya data verifikasi punya PSSI yang diminta? Nggak fair dong? pungkasnya. (den/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















