ISL Review: Kemenangan Mahal Arema Atas PSPS
Editor Bolanet | 16 Februari 2012 19:35
- Kemenangan 2-0 Arema Indonesia atas tim tamu PSPS Pekanbaru dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kamis sore, harus dibayar mahal oleh Dicky Firasat yang mengalami cedera cukup parah.
Dicky yang membuka kemenangan bagi Arema tersebut terpaksa harus digantikan oleh Agung Suprayogi setelah mengalami benturan cukup keras dengan Dedi Gusmawan dan mengakibatkan cedera cukup serius di bagian wajahnya.
Gol pembuka Arema yang mengoyak jala gawang PSPS yang dikawal Fance Haryanto itu dipersembahkan Dicky Firasat melalui sundulan kepala setelah mendapatkan umpan sepak pojok yang dilesakkan oleh Ferry Aman Saragih.
Kedudukan 1-0 tak membuat tim tuan rumah terlena, para pemain Arema justru meningkatkan tempo permainan dan serangannya dan menciptakan banyak peluang emas, namun peluang itu masih belum mampu menambah pundi-pundi gol bagi Singo Edan.
Dengan menurunkan kekuatan terbaiknya, Arema berkali-kali membuka peluang membahayakan gawang PSPS. Namun, para pemain PSPS pun juga tak ingin kebobolan lebih banyak, PSPS mulai berani melakukan serangan dan menekan lini pertahanan tuan rumah.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan para pemain PSPS mampu memporak porandakan lini pertahanan Arema dan menit ke-19 tendangan silang yang mengarah ke Herman Dzumafo nyaris membobol gawang Arema yang dikawal Achmad Kurniawan.
Para pemain Arema nyaris menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-31. Tendangan keras Kerry Yudiono mampu ditepis Fance Haryanto.
Karena terus menerus mendapat tekanan dari para pemain Arema, pelatih PSPS Mundari Karya langsung menarik dua pemainnya sekaligus, yakni April Hadi yang digantikan oleh Zaenal Arif dan Ade Suhendra yang digantikan oleh M Isnaini.
Memasuki 45 menit babak kedua, Arema langsung menekan lini pertahanan PSPS. Serangan demi serangan yang dilancarkan anak asuh Joko Susilo tersebut akhirnya membuahkan gol pada menit ke-51.
Gol kedua Arema dipersembahkan Arif Ariyanto yang memanfaatkan bola liar tendangan Marcio Souza yang gagal diselamatkan Fance Haryanto. Kedudukan berubah menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir, kedudukan tetap 2-0. Dengan raihan poin absolut itu Arema dipastikan bisa lolos dari jerat posisi juru kunci. (ant/end)
Dicky yang membuka kemenangan bagi Arema tersebut terpaksa harus digantikan oleh Agung Suprayogi setelah mengalami benturan cukup keras dengan Dedi Gusmawan dan mengakibatkan cedera cukup serius di bagian wajahnya.
Gol pembuka Arema yang mengoyak jala gawang PSPS yang dikawal Fance Haryanto itu dipersembahkan Dicky Firasat melalui sundulan kepala setelah mendapatkan umpan sepak pojok yang dilesakkan oleh Ferry Aman Saragih.
Kedudukan 1-0 tak membuat tim tuan rumah terlena, para pemain Arema justru meningkatkan tempo permainan dan serangannya dan menciptakan banyak peluang emas, namun peluang itu masih belum mampu menambah pundi-pundi gol bagi Singo Edan.
Dengan menurunkan kekuatan terbaiknya, Arema berkali-kali membuka peluang membahayakan gawang PSPS. Namun, para pemain PSPS pun juga tak ingin kebobolan lebih banyak, PSPS mulai berani melakukan serangan dan menekan lini pertahanan tuan rumah.
Tekanan demi tekanan yang dilancarkan para pemain PSPS mampu memporak porandakan lini pertahanan Arema dan menit ke-19 tendangan silang yang mengarah ke Herman Dzumafo nyaris membobol gawang Arema yang dikawal Achmad Kurniawan.
Para pemain Arema nyaris menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-31. Tendangan keras Kerry Yudiono mampu ditepis Fance Haryanto.
Karena terus menerus mendapat tekanan dari para pemain Arema, pelatih PSPS Mundari Karya langsung menarik dua pemainnya sekaligus, yakni April Hadi yang digantikan oleh Zaenal Arif dan Ade Suhendra yang digantikan oleh M Isnaini.
Memasuki 45 menit babak kedua, Arema langsung menekan lini pertahanan PSPS. Serangan demi serangan yang dilancarkan anak asuh Joko Susilo tersebut akhirnya membuahkan gol pada menit ke-51.
Gol kedua Arema dipersembahkan Arif Ariyanto yang memanfaatkan bola liar tendangan Marcio Souza yang gagal diselamatkan Fance Haryanto. Kedudukan berubah menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir, kedudukan tetap 2-0. Dengan raihan poin absolut itu Arema dipastikan bisa lolos dari jerat posisi juru kunci. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












