Izin Kompetisi PSSI, Kepolisian Pilih Wait and See
Editor Bolanet | 7 Agustus 2015 17:47
- Pihak Kepolisian belum dapat memastikan apakah izin keramaian untuk menggelar kompetisi, harus mendapatkan rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Meski demikian, Agus Rianto dari Mabes Polri, masih menunggu dan tidak ingin salah langkah.
Selain kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015/2016 yang rencananya akan diputar mulai Oktober 2015, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga akan menggulirkan Divisi Utama, sejak minggu kedua November 2015.
PSSI tetap berusaha memperoleh izin tersebut langsung dari pihak Kepolisian dan tanpa melalui BOPI. Sebab PSSI menganggap, BOPI tidak diperlukan karena ada induk cabang olahraga.
Memang izin keramaian diminta kepada Polri. Hanya memang mekanisme tetap ada. Tentu mereka, penyelenggara, panitia, atau pihak terkait sudah mengerti mekanisme yang akan dilalui. Kami akan lihat seperti apa, apakah memenuhi persyaratan yang diperlukan dan diharuskan, ujar Agus Rianto
Karena itu, kami akan lihat seperti apa. Kami juga tidak mau dianggap menghambat, untuk peningkatan prestasi keolahragaan kita. Tapi, kami juga tidak mau disalahkan karena tidak sesuai ketentuan. Kami meminta semua pihak memahami, pasti kan ada solusi. Ini demi anak bangsa, ada baiknya dikomunikasikan, pungkasnya. (esa/dzi)
Selain kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015/2016 yang rencananya akan diputar mulai Oktober 2015, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga akan menggulirkan Divisi Utama, sejak minggu kedua November 2015.
PSSI tetap berusaha memperoleh izin tersebut langsung dari pihak Kepolisian dan tanpa melalui BOPI. Sebab PSSI menganggap, BOPI tidak diperlukan karena ada induk cabang olahraga.
Memang izin keramaian diminta kepada Polri. Hanya memang mekanisme tetap ada. Tentu mereka, penyelenggara, panitia, atau pihak terkait sudah mengerti mekanisme yang akan dilalui. Kami akan lihat seperti apa, apakah memenuhi persyaratan yang diperlukan dan diharuskan, ujar Agus Rianto
Karena itu, kami akan lihat seperti apa. Kami juga tidak mau dianggap menghambat, untuk peningkatan prestasi keolahragaan kita. Tapi, kami juga tidak mau disalahkan karena tidak sesuai ketentuan. Kami meminta semua pihak memahami, pasti kan ada solusi. Ini demi anak bangsa, ada baiknya dikomunikasikan, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34



















