Javier Roca Sebut Penyebab Kegagalan Penggawa Arema FC Bobol Gawang Lawan, Termasuk Faktor Mistis
Serafin Unus Pasi | 26 Januari 2023 21:14
Bola.net - Javier Roca menyoroti penyebab kegagalan anak asuhnya mencetak gol dalam laga empat laga terakhir mereka di lanjutan BRI Liga 1 2022/2023, kontra. Pelatih Arema FC ini menyebut ada beberapa hal yang menjadi penyebab kegagalan mereka membobol gawang lawan, termasuk faktor mistis.
"Kami punya banyak peluang. Pada babak pertama laga kontra PSS Sleman, misalnya. Kami punya dua peluang, tapi bola belum bisa masuk," ucap Roca.
"Mungkin kurang tenang, ada tiang, mungkin dukunnya kuat," sambungnya dengan nada berseloroh.
Menurut Roca, ia tak mau para penggawa Arema FC terus-terusan gagal memanfaatkan peluang untuk membobol gawang lawan. Karenanya, ia akan melakukan evaluasi untuk membenahi masalah ini.
"Ada banyak penyebab yang harus kami evaluasi. Kami harus memanfaatka peluang yang ada pada hampir semua pertandingan," ia menegaskan.
Sebelumnya, Arema FC harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas pada laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023. Dua gol PSS Sleman pada laga yag dihelat di Stadion Maguwoharjo, Kamis (26/01) sore ini dicetak Irkham Mila dan Yevhen Bokhasvili.
Pada laga ini, secara statistik, Arema tampil lebih bagus ketimbang PSS Sleman. Soal menciptakan peluang misalnya, Arema FC melepas tujuh tembakan ke gawang PSS Sleman. Sementara, PSS hanya mencatatkan tiga tembakan on target.
Kegagalan Arema FC mencetak gol pada laga ini memperpanjang rekor mereka puasa gol. Dalam tiga laga sebelumnya, mereka juga selalu gagal membobol gawang lawan. Sama dengan laga kontra PSS Sleman, ketiga laga tersebut juga berakhir dengan kekalahan bagi Abel Camara dan kawan-kawan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Terlalu Bernafsu
Selain penyelesaian akhir, Roca juga menyoroti permainan anak asuhnya yang terasa kurang tenang. Pelatih asal Chili tersebut menduga para pemainnya tersebut terlalu bernafsu untuk membuktikan diri.
"Mungkin, para pemain mau membuktikan mereka bisa menang, jadi sedikit terburu-buru," ucap Roca.
Roca tak mau berdalih bahwa permainan anak asuhnya semrawut karena adanya tekanan suporter. Ia menyebut bahwa para pemainnya tak terpengaruh dengan teror mental suporter lawan.
"Pemain masuk ke lapangan ya sebelas lawan sebelas," tegasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








