Kacaunya Sepakbola Indonesia Buat Anggota Tim Transisi Terkejut
Editor Bolanet | 23 Mei 2015 20:31
- Karut marut pengelolaan sepakbola di Indonesia selama ini membuat Cheppy T Wartono terkejut. Salah seorang anggota Tim Transisi ini mengaku kaget dengan pengelolaan sepakbola dalam negeri, yang menurutnya terlanjur menjadi benang kusut.
Saya dulu pernah masuk sekolah sepakbola (SSB) juga. Dulu saya bangga menonton bola di era Risdianto, Ronny Pattinasarany dan lain-lain, aku Cheppy.
Makin ke sini, saya kaget. Sepakbola jadi semakin tidak karu-karuan, sambungnya.
Pernyataan ini dilontarkan Cheppy kala menemui demonstran dari Koalisi Suporter Untuk Revolusi PSSI (KoruPSSI) di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Sabtu (23/05). Selain Cheppy, ratusan demonstran dari beragam organisasi suporter ini ditemui juga oleh Staff Khusus Bidang Olahraga Kemenpora, M Khusen Yusuf.
Lebih lanjut, Cheppy menyebut bahwa pecinta sepakbola Indonesia tak perlu khawatir dan rendah diri semisal Indonesia dihukum FIFA. Pasalnya, hukuman merupakan salah satu fase yang harus dilakoni dalam upaya membenahi sepakbola Indonesia.
Saya bermimpi 15 tahun lagi Indonesia bisa berkancah di tingkat Asia. Tidak ada niatan saya mengerdilkan sepakbola. Saya mendapat panggilan negara mengurus sepakbola. Tidak ada kata menolak bagi saya, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Saya dulu pernah masuk sekolah sepakbola (SSB) juga. Dulu saya bangga menonton bola di era Risdianto, Ronny Pattinasarany dan lain-lain, aku Cheppy.
Makin ke sini, saya kaget. Sepakbola jadi semakin tidak karu-karuan, sambungnya.
Pernyataan ini dilontarkan Cheppy kala menemui demonstran dari Koalisi Suporter Untuk Revolusi PSSI (KoruPSSI) di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Sabtu (23/05). Selain Cheppy, ratusan demonstran dari beragam organisasi suporter ini ditemui juga oleh Staff Khusus Bidang Olahraga Kemenpora, M Khusen Yusuf.
Lebih lanjut, Cheppy menyebut bahwa pecinta sepakbola Indonesia tak perlu khawatir dan rendah diri semisal Indonesia dihukum FIFA. Pasalnya, hukuman merupakan salah satu fase yang harus dilakoni dalam upaya membenahi sepakbola Indonesia.
Saya bermimpi 15 tahun lagi Indonesia bisa berkancah di tingkat Asia. Tidak ada niatan saya mengerdilkan sepakbola. Saya mendapat panggilan negara mengurus sepakbola. Tidak ada kata menolak bagi saya, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Aksi KoruPSSI Tambah Motivasi Kemenpora Benahi Sepakbola Indonesia
- Dukung Menpora, Ratusan Suporter Gelar Aksi di Kantor Kemenpora
- Nilai Kemenpora Tak Punya Aturan, PSSI Analogikan Darurat Administrasi Negara
- Telah Koordinasi Dengan Petinggi FIFA, Tim Transisi Tetap ke Swiss
- Bekukan PSSI, Menpora Kembali Dapat Dukungan
- Digosipkan Bakal Bentuk Klub Baru, Kemenpora Soroti Standar Jurnalistik Media
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00














