Kecewa Putusan Komdis PSSI, Persiwa Siap Ajukan Banding
Editor Bolanet | 24 April 2013 20:33
- Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya menjatuhkan sanksi bagi pemain Persiwa Wamena, Pieter Romaropen, Kamis (24/4). Yakni, berupa larangan tampil dalam pentas sepakbola nasional seumur hidup.
Romaropen dinilai terbukti bersalah karena melayangkan pukulan terhadap wasit Muhaimin. Kejadian tersebut, berlangsung ketika timnya dijamu Pelita Bandung Raya (PBR) dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/04).
Dalam pandangan Asisten Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso, yang diputuskan Komdis PSSI tersebut, terlalu berat.
Memang tidak dibenarkan memukul wasit, namun itu terlalu berat, ujarnya.
Bahkan, Agus juga mengkritisi langkah Komdis yang mengambil keputusan tanpa mendengarkan keterangan langsung dari Pieter Romaropen. Menurutnya, Komdis seharusnya meminta Pieter untuk hadir selain hanya mengumpulkan informasi dari wasit Muhaimin dan melihat rekaman video pertandingan.
Seharusnya, Pieter ikut ditanyakan juga alasan memukul wasit. Dengan begitu, pertimbangan Komdis dalam menjatuhkan hukuman bisa lebih bijaksana, sambungnya.
Diungkapkan Agus, dengan adanya hukuman tersebut, Rumaropen sudah menyesalkan perbuatannya. Sebab, tindakan yang tidak sportif tersebut, merugikan diri sendiri dan klub.
Jajaran manajemen Persiwa, berencana untuk mengajukan banding kepada Komisi Banding (Komding) PSSI. Semoga, Pieter masih bisa diselamatkan dan tampil di pentas sepakbola nasional, tutupnya. (esa/dzi)
Romaropen dinilai terbukti bersalah karena melayangkan pukulan terhadap wasit Muhaimin. Kejadian tersebut, berlangsung ketika timnya dijamu Pelita Bandung Raya (PBR) dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/04).
Dalam pandangan Asisten Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso, yang diputuskan Komdis PSSI tersebut, terlalu berat.
Memang tidak dibenarkan memukul wasit, namun itu terlalu berat, ujarnya.
Bahkan, Agus juga mengkritisi langkah Komdis yang mengambil keputusan tanpa mendengarkan keterangan langsung dari Pieter Romaropen. Menurutnya, Komdis seharusnya meminta Pieter untuk hadir selain hanya mengumpulkan informasi dari wasit Muhaimin dan melihat rekaman video pertandingan.
Seharusnya, Pieter ikut ditanyakan juga alasan memukul wasit. Dengan begitu, pertimbangan Komdis dalam menjatuhkan hukuman bisa lebih bijaksana, sambungnya.
Diungkapkan Agus, dengan adanya hukuman tersebut, Rumaropen sudah menyesalkan perbuatannya. Sebab, tindakan yang tidak sportif tersebut, merugikan diri sendiri dan klub.
Jajaran manajemen Persiwa, berencana untuk mengajukan banding kepada Komisi Banding (Komding) PSSI. Semoga, Pieter masih bisa diselamatkan dan tampil di pentas sepakbola nasional, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















