LPIS Buka Peluang Gusnul Sebagai Pelatih Resmi PSIS Semarang
Editor Bolanet | 16 Mei 2012 22:00
- Peluang Gusnul Yakin untuk mendapat pengesahan dari PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), sebagai Pelatih Kepala PSIS Semarang terbuka lebar. Hal ini diungkapkan Head of Competition PT. LPIS, .
Usulan dari manajemen PSIS mengenai penggantian pelatih kepala tim tersebut dari Edy Paryono ke Gusnul Yakin sudah kami terima, Hendriyana mengakui. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh manajemen PSIS dan juga Gusnul Yakin. Salah satunya, Gusnul harus mengikuti workshop yang kami adakan.
Lebih lanjut, Hendriyana juga mengakui bahwa pihak mereka sempat mengirimkan surat yang berisi penegasan bahwa Edy Paryono merupakan pelatih PSIS yang diakui oleh PT. LPIS. Seperti yang kita ketahui bahwa memang sempat ada permasalahan di manajemen. Waktu itu, kami belum mengetahui manajemen yang legal yang mana, ungkap Hendriyana.
Namun, setelah kita meneliti kasusnya, terdapat bukti-bukti yang mengatakan bahwa manajemen yang legal adalah manajemen Ancora. Sebagai manajemen yang legal, mereka menggantikan posisi Edy Paryono dengan Gusnul Yakin, tandas Hendriyana.
Sebelumnya, konflik manajemen yang melanda PSIS Semarang ikut berimbas pada tim kebanggaan masyarakat Semarang itu. Terjadi perombakan di jajaran kepelatihan dan diparkirnya beberapa pemain Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS. Selain itu, lima orang pemain yang dicoret manajemen lama, juga diaktifkan kembali. (den/dzi)
Usulan dari manajemen PSIS mengenai penggantian pelatih kepala tim tersebut dari Edy Paryono ke Gusnul Yakin sudah kami terima, Hendriyana mengakui. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh manajemen PSIS dan juga Gusnul Yakin. Salah satunya, Gusnul harus mengikuti workshop yang kami adakan.
Lebih lanjut, Hendriyana juga mengakui bahwa pihak mereka sempat mengirimkan surat yang berisi penegasan bahwa Edy Paryono merupakan pelatih PSIS yang diakui oleh PT. LPIS. Seperti yang kita ketahui bahwa memang sempat ada permasalahan di manajemen. Waktu itu, kami belum mengetahui manajemen yang legal yang mana, ungkap Hendriyana.
Namun, setelah kita meneliti kasusnya, terdapat bukti-bukti yang mengatakan bahwa manajemen yang legal adalah manajemen Ancora. Sebagai manajemen yang legal, mereka menggantikan posisi Edy Paryono dengan Gusnul Yakin, tandas Hendriyana.
Sebelumnya, konflik manajemen yang melanda PSIS Semarang ikut berimbas pada tim kebanggaan masyarakat Semarang itu. Terjadi perombakan di jajaran kepelatihan dan diparkirnya beberapa pemain Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS. Selain itu, lima orang pemain yang dicoret manajemen lama, juga diaktifkan kembali. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Kim Sang-sik Dipuji dan Shin Tae-yong Dikritik
Tim Nasional 30 Juli 2025, 22:45
-
Malam Ini, Kita Lihat Wajah Baru Garuda Muda
Tim Nasional 15 Juli 2025, 13:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli Hattrick, The Gunners Menang 4-1
Liga Inggris 11 Januari 2026, 22:53
-
Live Streaming Inter vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 Januari 2026, 19:45
-
Rekor Persib Bandung: 100 Persen Menang dan Hanya Kebobolan Sekali di Kandang
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52













