Manajemen Gresik United tak Gubris Suporter
Editor Bolanet | 2 Maret 2014 17:27
- Desakan suporter Gresik United, Ultras agar manajemen memecat pelatih Agus Yuwono ternyata bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, manajemen Laskar Joko Samudro justru melakukan aksi diam terkait tuntutan suporter yang identik dengan warna kuning tersebut.
Hingga detik ini CEO Persegres Gresik United, Asroin Widiana tak jelas batang hidungnya. Asroin terkesan menghindar dari media. Pertanyaan seputar tuntutan Ultras Gresik pun tak pernah dikomentari olehnya. Arsoin terkesan tak menggubris unek-unek dari para pecinta dan pendukung Shohei Matsunaga dan kawan-kawan.
Kondisi ini mengundang kekecewaan dari suporter. Mereka merasa manajemen tak mendengarkan aspirasi mereka. Ketua Umum Ultras Gresik, Ludiono mengatakan, harusnya manajemen mengevaluasi kinerja Agus Yuwono. Menurut Ludiono, Gresik United membutuhkan pelatih yang punya greget. Sayangnya ciri itu tak nampak di Agus Yuwono.
Dia harusnya berdiri di pinggir lapangan untuk memberikan motivasi kepada pemainnya. Jangan cuma duduk-duduk saja seperti yang sekarang, sindir Ludiono terkait karakter Agus yang ia anggap lebih banyak berada di bangku pemain cadangan.
Puncak kekecewaan Ultras Gresik terjadi setelah Gresik United ditahan Barito Putera dengan skor 2-2. Itu adalah skor imbang ketiga dari lima pertandingan. Sedangkan dua laga lainnya berujung satu kemenangan dan satu kali kalah. Karena takut tren tim kesayangannya terus menurun itulah Ultras Gresik memutuskan untuk mendesak Persegres agar memecat Agus.
Mengaca dari lima pertandingan terakhir, menurut Ludiono, Gresik United tak sepatutnya mendapatkan hasil mengecewakan. Sebab Laskar Joko Samudro diperkuat pemain dengan label bintang seperti Shohei Matsunaga dan pemain belakang asal Brasil dengan banderol miliaran rupiah, Otavio Dutra.
Pemain Persegres tidak jelek-jelek amat, tapi mengapa prestasinya jelek. Itu artinya ada sesuatu yang harus dievaluasi, pungkas Ludiono. (faw/dzi)
Hingga detik ini CEO Persegres Gresik United, Asroin Widiana tak jelas batang hidungnya. Asroin terkesan menghindar dari media. Pertanyaan seputar tuntutan Ultras Gresik pun tak pernah dikomentari olehnya. Arsoin terkesan tak menggubris unek-unek dari para pecinta dan pendukung Shohei Matsunaga dan kawan-kawan.
Kondisi ini mengundang kekecewaan dari suporter. Mereka merasa manajemen tak mendengarkan aspirasi mereka. Ketua Umum Ultras Gresik, Ludiono mengatakan, harusnya manajemen mengevaluasi kinerja Agus Yuwono. Menurut Ludiono, Gresik United membutuhkan pelatih yang punya greget. Sayangnya ciri itu tak nampak di Agus Yuwono.
Dia harusnya berdiri di pinggir lapangan untuk memberikan motivasi kepada pemainnya. Jangan cuma duduk-duduk saja seperti yang sekarang, sindir Ludiono terkait karakter Agus yang ia anggap lebih banyak berada di bangku pemain cadangan.
Puncak kekecewaan Ultras Gresik terjadi setelah Gresik United ditahan Barito Putera dengan skor 2-2. Itu adalah skor imbang ketiga dari lima pertandingan. Sedangkan dua laga lainnya berujung satu kemenangan dan satu kali kalah. Karena takut tren tim kesayangannya terus menurun itulah Ultras Gresik memutuskan untuk mendesak Persegres agar memecat Agus.
Mengaca dari lima pertandingan terakhir, menurut Ludiono, Gresik United tak sepatutnya mendapatkan hasil mengecewakan. Sebab Laskar Joko Samudro diperkuat pemain dengan label bintang seperti Shohei Matsunaga dan pemain belakang asal Brasil dengan banderol miliaran rupiah, Otavio Dutra.
Pemain Persegres tidak jelek-jelek amat, tapi mengapa prestasinya jelek. Itu artinya ada sesuatu yang harus dievaluasi, pungkas Ludiono. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Coret Mantan Bomber Timnas Indonesia U-19
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 13:48
-
Demi Pendidikan, Komaruddin Gabung PSIS
Bola Indonesia 20 Desember 2017, 02:45
-
Persegres Adem Ayem, Ultrasmania Buka Suara
Bola Indonesia 12 Desember 2017, 14:44
-
Cedera Otot Ligamen, Arga Permana Absen Semusim
Bola Indonesia 9 Desember 2017, 02:55
-
Pemain Persegres Tuntut Pelunasan Gaji
Bola Indonesia 1 Desember 2017, 04:52
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

