Manajer Arema FC Sebut Match Fixing Beda Dengan Match Betting
Asad Arifin | 1 Desember 2018 21:00
Bola.net - General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menyebut ada beda antara match betting dan match fixing yang belakangan marak dibicarakan. Ia menyebut dua hal tersebut kerap bersinggungan tapi merupakan hal yang sama sekali berbeda.
"Betting merupakan bagian dari industri. Yang nggak benar kan kalau sampai mengatur hasil pertandingan sesuai keinginan mereka. Inilah yang dinamakan match fixing," ujar Ruddy Widodo, pada Bola.net.
Menurut Ruddy, di dunia olahraga, match betting bukan sebuah hal yang salah. Toh, sambungnya, hal ini dilakukan di luar lapangan. Bahkan, ia menegaskan, ada sejumlah perusahaan betting yang terang-terangan mendukung klub-klub papan atas Eropa.
"Ada Bwin yang menjadi sponsor Real Madrid dan AC Milan. Selain itu bahkan ada perusahaan betting milik pengusaha Indonesia yang juga menjadi sponsor salah satu klub di luar negeri," tuturnya.
"Menurut saya, ini masuk dalam entertainment. Namun, mereka kan juga sama sekali tidak pernah campur tangan dalam teknis pertandingan. Saya dengar pun tak hanya di sepak bola, di tenis dan pacuan kuda pun ada betting-nya," tambah pria berusia 47 tahun.
Kendati beda dengan match fixing, Ruddy menyebut match betting pun tak bisa dilakukan di Indonesia. Namun, hal tersebut tak lepas dari masalah legalitas secara hukum negara. "Selain itu, menurut saya, di Indonesia belum waktunya," tutupnya.
Match fixing di sepak bola Indonesia mengemuka setelah kembali dibahas di salah satu program televisi swasta, Rabu (28/11) kemarin. Salah seorang narasumber acara, Bambang Suryo -yang merupakan mantan runner pengatur pertandingan- menyebut bahwa saat ini para pengatur pertandingan masih bebas beraksi di sepak bola Indonesia.
Dalam pembahasannya, BS, sapaan karib Bambang Suryo, menyebut yang kerap mengatur pertandingan adalah bandar-bandar judi di luar negeri. Walhasil, publik akhirnya menyamakan match fixing dengan praktik perjudian.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSTI Curiga Banyak Orang Lama di PSSI Buat Pemberantasan Mafia Bola Indonesia Lambat
Bola Indonesia 17 Desember 2023, 23:46
-
Kisah Coach Justin Diajak Bersekongkol Lakukan Match Fixing
Bola Indonesia 14 Desember 2023, 15:53
-
Tersangka Kasus Match Fixing: Vigit Waluyo, Sosok Sakti dari Football Family Indonesia
Bola Indonesia 14 Desember 2023, 14:21
-
Jadi Tersangka, Vigit Waluyo Diharap Bantu Bongkar Gurita Match Fixing di Indonesia
Bola Indonesia 14 Desember 2023, 02:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 05:17
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Sociedad: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 04:28
-
Hasil Real Madrid vs Real Sociedad: Mbappe Hattrick, Los Blancos Menang Telak
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 04:16
-
Link Siaran Streaming Real Madrid vs Sociedad - 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 23:34
-
5 Statistik yang Membuktikan Bruno Fernandes Layak Jadi PFA Player of the Year 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 20:14
-
AC Milan Bisa Meledak Bersama Ruben Amorim: Bukan Pelatih Biasa!
Liga Italia 26 Agustus 2026, 18:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59










