Menpora Dukung Setiap Langkah Egy Maulana Vikri
Dimas Ardi Prasetya | 5 Januari 2018 18:59
Bola.net - - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mendukung penuh langkah bintang tim nasional U-19 Indonesia, Egy Maulana Vikri untuk berkarier di Eropa. Sebab dengan begitu, Egy bisa membawa harum nama Indonesia.
Egy yang ditemani ayah angkatnya, Subagja Suihan dan sang agen, Dusan Bogdanovic mengunjungi Imam di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Jumat (5/1/2018). Pertemuan tersebut membahas soal kepindahan Egy ke Eropa.
Usai pertemuan, Imam mengaku bangga dengan prestasi Egy sejauh ini. Menteri asal Bangkalan ini pun kagum dengan cita-cita yang dimiliki oleh pesepakbola berusia 17 tahun itu.
Egy adalah salah satu yang betul-betul diangkat, dibawa, dan dipromosikan oleh Pak Subagja selaku ayah angkatnya ke Sekolah Ragunan (sekolah olahraga dibawah Kemenpora). Disana Egy sudah hampir lima tahun dan sekarang kelas 3 SMA, sebentar lagi akan selesai sekolahnya pada bulan maret nanti, ujar Imam.
Egy sejak awal sekolahnya dibiayai oleh Kemenpora. Maka Kemenpora ingin mendengar apa cita-citanya, sekaligus resolusinya bagi masa depan dia dan Indonesia. Rupanya Egy bercita-cita ingin menaklukan Eropa, menaklukan dunia, dan akan membawa misi Indonesia bahwa anak Indonesia bisa bermain, bertanding dan berdiri sejajar dengan anak-anak lain dari manapun, tambahnya.
Imam menegaskan, pemerintah sepenuhnya berada di belakang Egy. Pemerintah dipastikan akan selalu mendukungnya, tak peduli di manapun negara yang dipilihnya.
Apresiasi yang luar biasa, Kemenpora tentunya akan mendukung, mensupport, memberikan ruang untuk memilih klub mana dan negara mana. Pasti akan ada pertimbangan-pertimbangan tidak hanya soal rencana kontrak, tapi juga ada soal psikologis, salah satunya harus dekat masjid karena Egy ini salah satu orang yang sangat agamis dan sholatnya tidak pernah ditinggal, ungkap pria berusia 44 tahun ini.
Lalu soal bahasa, tapi itu masih bisa diupgrade termasuk soal-soal yang lain seperti skill dan lain sebagainya. Ini akan jadi pilihan bagus buat Egy, yang penting pemerintah mendorong, mendukung agar siapapun terutama Egy berhak memilih klub dan negara mana untuk dia menjadi pemain profesional, dan pemain hebat yang akan membawa nama harum Indonesia di internasional, sambungnya.
Namun demikian, Imam tetap mengingatkan Egy bahwa dia memiliki kewajiban untuk membela negaranya. Jadi pemain kidal itu tetap harus kembali saat dipanggil oleh tim nasional Indonesia.
Ketika timnas membutuhkan, termasuk dalam rangka sukses Asian Games, maka harus pulang ke Tanah Air. Tadi Pak Dusan menyampaikan bahwa regulasi fifa mengharuskan seperti itu, ketika timnasnya membutuhkan, maka wajib hukumnya, itu juga yang harus dilakukan oleh Egy, tutup Imam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















