Nostalgia dari Era Galatama: Perjuangan Jamrawi Menembus Skuad Utama Niac Mitra
Gia Yuda Pradana | 22 Juli 2021 13:03
Bola.net - Galatama merupakan salah satu era di persepakbolaan Indonesia. Hampir semua pemain terbaik tanah air pernah berkiprah di kompetisi semi profesional ini.
Satu di antaranya adalah Jamrawi. Dia adalah mantan stoper tangguh Niac Mitra.
Dalam channel youtube Omah Balbalan, Jamrawi menceritakan perjalanan panjang kariernya di sepak bola, yang dimulai dengan bergabung Putera Agung, sebuah tim amatir di Sedati, Sidoarjo. Meski fasilitas tim itu terbilang minim, semangat Jamrawi untuk mewujudkan mimpi sebagai pemain profesional tetap terjaga.
"Kami berlatih ala tim kampung. Dalam latihan, tim hanya memiliki dua bola untuk dipergunakan puluhan pemain," kenang Jamrawi.
Dari Putera Agung, Jamrawi kemudian bergabung di Fatahillah, tim amatir lainnya yang berkiprah di kompetisi internal Persebaya. Saat itu, ia sudah duduk di bangku kelas dua sekolah menengah atas. Pada satu momen di tahun 1982, Niac Mitra, satu-satunya klub Galatama di Jawa Timur saat itu, menggelar seleksi untuk mencari pemain muda.
25 Dari 1000 Pemain
Menurut Jamrawi, ada ribuan pemain muda se-Jawa Timur mencoba peruntungan dengan unjuk kemampuan di seleksi yang berlangsung secara bertahap selama enam bulan. Persaingannya sangat ketat.
Bakat, talenta, dan kemauan kuat untuk menjadi pemain profesional jadi modal Jamrawi sehingga mampu lolos sampai tahapan akhir.
"Dari 1000 pemain akhirnya tersisa 25 orang. Nama saya masuk dalam daftar 25 pemain itu," tutur Jamrawi.
Masuk Skuad Utama Niac Mitra
Sebagai pemain yang masih berusia belasan tahun, tentu tak mudah buat Jamrawi menembus skuad utama Niac Mitra. Ia terlebih dulu mengasah kemampuan di tim junior Niac Mitra.
Meski kerap latihan bersama dengan tim senior, Jamrawi butuh waktu selama hampir dua tahun untuk bisa masuk dalam skuad. "Pada periode itu, saya bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan. Selain ikut latihan tim, saya menambahnya dengan berlatih mandiri," kata Jamrawi.
Setiap pagi, Jamrawi berlari dari mes pemain Niac Mitra menuju ke Gelora Pancasila Surabaya. Di kompleks olahraga itu banyak atlet cabang lain yang berlatih, termasuk yang berstatus atlet nasional.
Untuk meningkatkan kecepatannya, Jamrawi berlatih bersama sprinter puteri nasional seperti Henny Maspaitella. Sementara untuk ketahanan fisik, ia berlari dengan sejumlah petinju.
Berkat latihan mandiri itu, fisik dan stamina Jamrawi membaik dan sangat membantu dirinya dalam mengikuti tahapan latihan bersama tim senior. Akhirnya, Jamrawi pun mendapat kesempatan masuk dalam skuad senior Niac Mitra yang akan berujicoba di Kupang pada 1984.
Peruntungannya pun mulai terbuka, ketika dimainkan Niac Mitra saat beruji coba dengan PSK Kupang. Dinilai mampu meredam agresivitas penyerang PSK, Eduard Mangilomi, Jamrawi pun mendapatkan tempat di tim senior. Seperti diketahui, Eduard Mangilomi akhirnya juga jadi bagian dari Niac Mitra.
Bersama Niac Mitra, Jamrawi kemudian mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Pada 1986, nama Jamrawi masuk dalam skuad Liga Selection yang melakukan tur internasional ke Malaysia dan Thailand. Setahun kemudian, ia menjadi bagian dari PSSI B pada turnamen Merdeka Games Malaysia.
"Pada turnamen itu, timnas Indonesia bertengger di peringkat tiga," imbuhnya.
Disadur dari: Bola.com/Abdi Satria/Gregah Nurikhsani
Published: 21 Juli 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Bruno Silva, Predator Garang yang Berjodoh dengan PSIS Semarang
'Kenapa Kami Tidak Bisa Bermain Sepak Bola Seperti Negara Lain?'
Aceh Aman dan Nyaman, Pemain Persiraja Memilih Tidak Pulang ke Jepang
Harapan Besar Penyerang Asing Persik Kediri Berkarier di Indonesia
Gabung Persik Kediri dan Langsung Tenar, Youssef Ezzejjari: Ini Gila!
13 Tahun Dendi Santoso di Arema: Ini Pelatih dan Pemain yang Menjadi Panutannya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Persija vs Persik di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:34
-
Link Live Streaming Persebaya vs Madura United di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:20
-
Hasil BRI Super League: Gol Injury Time Persita Gagalkan Kemenangan Bali United
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:34
-
Hasil Arema FC vs Dewa United: Singa Edan Pesta Empat Gol
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





