Panpel Perketat Pengamanan Laga Persitema vs PSIS
Editor Bolanet | 4 Maret 2013 14:45
- Panitia Pertandingan akan memperketat pengamanan saat pertandingan antara tuan rumah Persitema Temanggung melawan PSIS Semarang di Stadion Bhumi Phala pada laga Divisi Utama Liga Indonesia, Selasa (05/3). Upaya peningkatan pengamanan ini dilakukan untuk mencegah tawuran antarsuporter.
Berkaca dari pertandingan antara Persip Pekalaongan melawan PSIS pekan lalu terjadi keributan antarsuporter yang menimbulkan korban jiwa, maka kami berupaya memperketat pengamanan, kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Ripto Susilo seperti dilansir oleh Antara.
Ia mengatakan biasanya pengamanan hanya melibatkan anggota Polres Temanggung, namun pada pertandingan nanti akan ditambah dari anggota Brimob Polda Jateng. Pada pertandingan Persitema lawan PSIS akan ditambah 200 personel Brimob. Total aparat keamanan yang dikerahkan sekitar 400 personel, katanya.
Berdasarkan informasi yang masuk ke Panpel, katanya, pada pertandingan besuk PSIS akan didukung dua suporternya, yakni Panzer Biru kurang dari 1.000 orang dan Snex kurang dari 500 orang. Jika biasanya di seputar stadion dimanfaatkan untuk parkir kendaraan, pada pertandingan nanti kawasan tersebut dikosongkan, kecuali untuk kendaraan yang membawa pemain.
Parkir kendaraan untuk penonton disiapkan di luar kawasan stadion, yakni pengunjung umum di Perpusda, sedangkan suporter Tasmania di halaman SD Kowangan I dan Lapangan Dompol, suporter Panzer Biru di halaman GOR Bhumi Phala, dan suporter Snex di halaman gedung Pemuda.
Di seputar tembok stadion bersih dari kendaraan, termasuk kendaraan panitia. Hal ini untuk memudahkan penanganan jika terjadi sesuatu, katanya.
Selain itu, katanya, seluruh penonton yang masuk stadion akan dilakukan pemeriksaan oleh aparat keamanan. Penonton dilarang membawa senjata tajam, minuman dalam botol, dan bendera dengan tiang kayu.
Ia mengatakan, untuk mengantisipasi keributan antarsuporter, tiga kelompok suporter tersebut juga akan dipisah, Snex berada di bagian utara sebelah barat, bagian timur Tasmania, dan Panzer Biru ditempatkan di bagian selatan sisi timur.
Di antara kelompok suporter tersebut diberi pembatas dan ditempatkan aparat keamanan, katanya.
Sebelum pertandingan dimulai, katanya, akan dilakukan aksi damai antara perwakilan suporter Tasmania, Panzer Biru, dan Snex. Kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Hal ini sebagai upaya untuk meredam emosi para suporter, katanya. (ant/mac)
Berkaca dari pertandingan antara Persip Pekalaongan melawan PSIS pekan lalu terjadi keributan antarsuporter yang menimbulkan korban jiwa, maka kami berupaya memperketat pengamanan, kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Ripto Susilo seperti dilansir oleh Antara.
Ia mengatakan biasanya pengamanan hanya melibatkan anggota Polres Temanggung, namun pada pertandingan nanti akan ditambah dari anggota Brimob Polda Jateng. Pada pertandingan Persitema lawan PSIS akan ditambah 200 personel Brimob. Total aparat keamanan yang dikerahkan sekitar 400 personel, katanya.
Berdasarkan informasi yang masuk ke Panpel, katanya, pada pertandingan besuk PSIS akan didukung dua suporternya, yakni Panzer Biru kurang dari 1.000 orang dan Snex kurang dari 500 orang. Jika biasanya di seputar stadion dimanfaatkan untuk parkir kendaraan, pada pertandingan nanti kawasan tersebut dikosongkan, kecuali untuk kendaraan yang membawa pemain.
Parkir kendaraan untuk penonton disiapkan di luar kawasan stadion, yakni pengunjung umum di Perpusda, sedangkan suporter Tasmania di halaman SD Kowangan I dan Lapangan Dompol, suporter Panzer Biru di halaman GOR Bhumi Phala, dan suporter Snex di halaman gedung Pemuda.
Di seputar tembok stadion bersih dari kendaraan, termasuk kendaraan panitia. Hal ini untuk memudahkan penanganan jika terjadi sesuatu, katanya.
Selain itu, katanya, seluruh penonton yang masuk stadion akan dilakukan pemeriksaan oleh aparat keamanan. Penonton dilarang membawa senjata tajam, minuman dalam botol, dan bendera dengan tiang kayu.
Ia mengatakan, untuk mengantisipasi keributan antarsuporter, tiga kelompok suporter tersebut juga akan dipisah, Snex berada di bagian utara sebelah barat, bagian timur Tasmania, dan Panzer Biru ditempatkan di bagian selatan sisi timur.
Di antara kelompok suporter tersebut diberi pembatas dan ditempatkan aparat keamanan, katanya.
Sebelum pertandingan dimulai, katanya, akan dilakukan aksi damai antara perwakilan suporter Tasmania, Panzer Biru, dan Snex. Kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Hal ini sebagai upaya untuk meredam emosi para suporter, katanya. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
-
Promotor Berikan Batas Akhir Bagi Klub ISL Untuk Ikuti PIS
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 00:53
-
Cegah Tunggakan Gaji Pemain, PT Liga Rancang Regulasi Anyar
Bola Indonesia 29 Juli 2015, 10:21
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














