'Penggunaan Nama Persipasi Bandung Raya Salahi Aturan Hukum'
Editor Bolanet | 14 April 2015 19:21
- Pindah ke Kota Bekasi guna melanjutkan QNB League musim 2015, Pelita Bandung Raya langsung mendapatkan restu dari Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, untuk menggunakan Stadion Patriot.
Meski baru secara lisan lantaran hingga kini Peraturan Walikota (Perwal) belum terbit, hal tersebut langsung disorot Direktur Utama PT Patriot Indonesia (Persipasi), Muhammad Kartono Yulianto.
Bahkan Kartono Yulianto menegaskan, tengah menyiapkan gugatan lantaran PT Kreasi Performa Pasundan- yang menangani Pelita Bandung Raya- berani menggunakan nama Persipasi, Persipasi Bandung Raya (PBR). Menurut Yulianto, hal tersebut dilakukan tanpa seizin pihaknya yang menjadi manajemen dan pemilik Persipasi secara sah.
Dulu, Walikota mengeluarkan kebijakan melarang kami menggunakan Stadion Patriot dengan alasan belum jadi. Terpaksa, kami terusir dari Bekasi. Tapi apakah sekarang sudah jadi? Nyatanya, semuanya tetap sama dan tidak ada perubahan apapun. Karena itu, kenapa PBR diizinkan? Merger ini adalah sebuah pembohongan publik, ungkapnya.
Saya tidak menolak tim manapun main disini, demi kemajuan Kota Bekasi. Namun, saya meluruskan ketika PBR berani menggunakan nama Persipasi. Penggunaan nama ini, tidak mendasar dan menyalahi aturan hukum, tuturnya.
Sampai saat ini, Persipasi masih menjadi milik PT Patriot Indonesia. Sehingga, pihak lain tidak boleh asal mengklaimnya. Kami (PT Patriot Indonesia), terdaftar di PSSI, PT LI, dan AFC, pungkasnya. (esa/dzi)
Meski baru secara lisan lantaran hingga kini Peraturan Walikota (Perwal) belum terbit, hal tersebut langsung disorot Direktur Utama PT Patriot Indonesia (Persipasi), Muhammad Kartono Yulianto.
Bahkan Kartono Yulianto menegaskan, tengah menyiapkan gugatan lantaran PT Kreasi Performa Pasundan- yang menangani Pelita Bandung Raya- berani menggunakan nama Persipasi, Persipasi Bandung Raya (PBR). Menurut Yulianto, hal tersebut dilakukan tanpa seizin pihaknya yang menjadi manajemen dan pemilik Persipasi secara sah.
Dulu, Walikota mengeluarkan kebijakan melarang kami menggunakan Stadion Patriot dengan alasan belum jadi. Terpaksa, kami terusir dari Bekasi. Tapi apakah sekarang sudah jadi? Nyatanya, semuanya tetap sama dan tidak ada perubahan apapun. Karena itu, kenapa PBR diizinkan? Merger ini adalah sebuah pembohongan publik, ungkapnya.
Saya tidak menolak tim manapun main disini, demi kemajuan Kota Bekasi. Namun, saya meluruskan ketika PBR berani menggunakan nama Persipasi. Penggunaan nama ini, tidak mendasar dan menyalahi aturan hukum, tuturnya.
Sampai saat ini, Persipasi masih menjadi milik PT Patriot Indonesia. Sehingga, pihak lain tidak boleh asal mengklaimnya. Kami (PT Patriot Indonesia), terdaftar di PSSI, PT LI, dan AFC, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bintang PBR Tak Malu Bawa Tas Kekasih Seksinya
Bolatainment 18 Desember 2015, 10:44
-
Gavin Kwan Adsit Tak Betah Menjomblo
Bola Indonesia 10 Desember 2015, 21:07
-
Tak Tahu Banyak Tentang Persib, Ibrahim Conteh Ingin yang Terbaik
Bola Indonesia 9 Desember 2015, 20:35
-
Leonard Tupamahu Jagokan Arema di Babak Delapan Besar
Bola Indonesia 4 Desember 2015, 14:38
-
Pieter Huistra: PBR Kurang Dalam Finishing
Bola Indonesia 28 November 2015, 19:15
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







