Permintaan Agar PSSI Gelar Kongres Biasa Tak Bisa Dipenuhi
Editor Bolanet | 16 Juni 2012 12:45
- Banyaknya permintaan agar PSSI menggelar Kongres Biasa dalam memenuhi poin, yang tercantum di nota kesepahaman, direspon oleh Tondo Widodo. Menurut Wakil Sekjen PSSI ini, permintaan tersebut tak bisa dipenuhi.
Di PSSI, hanya ada dua macam kongres. Pertama, Kongres Tahunan yang kita gelar setiap tahun. Lainnya, adalah Kongres Luar Biasa, ungkap Tondo pada
Kita sudah melaksanakan Kongres Tahunan di Palangkaraya, pertengahan Maret 2012 lalu. Sementara dalam satu tahun hanya ada satu kongres tahunan. Jadi, kongres yang akan kita laksanakan sesuai nota kesepahaman adalah Kongres Luar Biasa, dia menambahkan.
Sebelumnya, sempat muncul wacana agar kongres yang dimaksudkan dalam nota kesepahaman antara PSSI, KPSI dan PT. Liga Indonesia dilakukan sebagai kongres tahunan. Dengan dilaksanakan sebagai kongres tahunan, pihak-pihak yang meminta itu berharap agar agenda kongres bisa dijalankan sesuai dengan kehendak para pemilik suara, termasuk mengarahkan kongres untuk merombak kepengurusan PSSI.
Menanggapi hal ini, Tondo mengatakan bahwa hal itu tidak bisa terjadi. Pasalnya, sesuai Pasal 31 Statuta, agenda Kongres Luar Biasa tak bisa diubah. Hal ini berbeda dengan Kongres Tahunan, yang agendanya bisa diubah apabila diinginkan oleh 2/3 dari jumlah pemilik suara.
Agenda akan ditentukan di depan oleh Komite Gabungan dan disetujui lebih dahulu oleh AFC dan FIFA, dia menandaskan. (den/syp)
Di PSSI, hanya ada dua macam kongres. Pertama, Kongres Tahunan yang kita gelar setiap tahun. Lainnya, adalah Kongres Luar Biasa, ungkap Tondo pada
Kita sudah melaksanakan Kongres Tahunan di Palangkaraya, pertengahan Maret 2012 lalu. Sementara dalam satu tahun hanya ada satu kongres tahunan. Jadi, kongres yang akan kita laksanakan sesuai nota kesepahaman adalah Kongres Luar Biasa, dia menambahkan.
Sebelumnya, sempat muncul wacana agar kongres yang dimaksudkan dalam nota kesepahaman antara PSSI, KPSI dan PT. Liga Indonesia dilakukan sebagai kongres tahunan. Dengan dilaksanakan sebagai kongres tahunan, pihak-pihak yang meminta itu berharap agar agenda kongres bisa dijalankan sesuai dengan kehendak para pemilik suara, termasuk mengarahkan kongres untuk merombak kepengurusan PSSI.
Menanggapi hal ini, Tondo mengatakan bahwa hal itu tidak bisa terjadi. Pasalnya, sesuai Pasal 31 Statuta, agenda Kongres Luar Biasa tak bisa diubah. Hal ini berbeda dengan Kongres Tahunan, yang agendanya bisa diubah apabila diinginkan oleh 2/3 dari jumlah pemilik suara.
Agenda akan ditentukan di depan oleh Komite Gabungan dan disetujui lebih dahulu oleh AFC dan FIFA, dia menandaskan. (den/syp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















