Persebaya 8 Laga Tak Pernah Menang, Bonek Lagi-Lagi Gelar Demo Minta Yahya Alkatiri Out, Langsung Dituruti
Ari Prayoga | 14 Desember 2023 12:37
Bola.net - Hasil negatif yang sekali lagi diraih Persebaya Surabaya membuat suporter setia mereka, Bonek Mania geram. Mereka pun mendemo manajemen usai laga melawan Persis Solo, Rabu (13/12/2023) malam.
Persebaya hanya bermain imbang 1-1 melawan Persis Solo dalam laga tunda pekan 18 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Hasil ini membuat Persebaya melewati delapan laga terakhir tanpa kemenangan. Bonek langsung melakukan demo dengan menuntut Yahya Alkatiri mundur dari jabatan manajer tim.
Yahya Alkatiri sendiri tidak berada di bench saat pertandingan ini berlangsung. Hal itu sudah mengindikasikan bahwa Yahya memang tidak menjabat sebagai manajer Persebaya.
Teriakan 'Yahya Out' terus menggema di Stadion GBT. Pihak manajemen Persebaya lantas menemui Bonek.
Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menyatakan bahwa Yahya Alkatiri sudah tidak menjabat manajer Persebaya sampai akhir musim ini.
"Kalau teman-teman Bonek perhatikan, Yahya Alkatiri tidak duduk di bench hari ini. Dan situasi itu akan tetap seperti itu sampai akhir musim," kata Candra Wahyudi menjawab tuntutan Bonek.
Tuntutan Bonek

Tuntutan Bonek ini sebenarnya sudah disampaikan dalam demo yang dilakukan di Sutos pada 30 Oktober 2023.
Terakhir, desakan memecat Yahya Alkatiri semakin berembus kencang setelah imbang melawan Persija Jakarta pekan lalu.
Yahya Alkatiri dianggap sebagai sosok yang harus bertanggung jawab atas keterpurukan Persebaya. Sesuai tuntutan demo sebulan lalu, Yahya harus mundur dari jabatannya jika Persebaya gagal menang.
Persebaya sendiri belum lepas dari belenggu hasil negatif di BRI Liga 1 2023/2024 dengan telah melewati delapan laga terakhir tanpa kemenangan.
Nasib Yahya Alkatiri

Sebelumnya, nasib Yahya Alkatiri memang menjadi pertanyaan. Sebab, Bonek menuntut sang manajer untuk mundur dari jabatannya. Itu tertuang dalam tuntutan Bonek saat menggelar demo di depan Sutos pada 30 Oktober 2023.
Saat itu, Bonek mendesak Persebaya meraih tujuh poin dalam tiga laga berikutnya, jika tidak, Yahya harus keluar.
Secara resmi tuntutannya adalah jika dalam tiga laga putaran kedua, Persebaya tidak mampu meraih hasil maksimal 9 poin dengan kemenangan penuh atau setidaknya 7 poin, manajer tim harus mengundurkan diri.
Yang terjadi, jangankan tujuh poin, Persebaya malah hanya meraih tiga poin dalam empat pertandingan setelah demo di Sutos itu.
Persebaya sendiri sempat memasang target juara musim ini. Tapi, target itu terlihat semakin sulit tercapai karena mereka mengemas 25 poin dalam 21 pertandingan.
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Disadur dari: Bola.com (Aditya Wany, Hendry Wibowo) 13 Desember 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










