Persebaya Dicekal, La Nyalla Siap Melawan
Editor Bolanet | 10 April 2015 14:19
- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tetap kompak pada pendiriannya. Yakni, tidak memberikan rekomendasi kepada Persebaya Surabaya dan Arema Cronus untuk berlaga di QNB League musim 2015.
Kontan, hal tersebut membuat Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara. Ia mengaku tidak segan meluangkan waktu bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi, untuk berdiskusi soal Persebaya.
Saya akan fight. Siapapun juga saya tidak takut, sekalipun Menpora. Ini terkait kebenaran. Kenapa Menpora baru mempermasalahkannya saat ini. Kalau Persebaya salah, kenapa tidak dari jaman Andi Malarangeng atau Roy Suryo, tegasnya.
Menpora saat ini tahu atau tidak. Kalau tidak tahu, tanya sama saya. Saya pernah bertemu dengan Menpora dan itu berlangsung baik. Foto bersama, tapi tidak mempertanyakan soal Persebaya, sambung La Nyalla.
Karena itu, La Nyalla tetap menegaskan bahwa Persebaya yang sah adalah yang saat ini bermain di QNB League. Kontan, keputusan Kemenpora dan BOPI melarang Persebaya dianggap tidak wajar.
Persebaya sudah berjalan dengan bagus, kenapa tidak diperbolehkan bermain. Saya tidak di Persebaya. Saya cuma mau meluruskan saja. Begitu sudah lurus, saya mengembalikannya ke Gede Widiade. Tanya saja Gede Widiade, termasuk perjalanan Persebaya. Saya berani mati memperjuangkan kebenaran. Siapa yang tidak emosional, yang benar namun disalahkan, tuturnya.
Sekalipun tidak mendapatkan rekomendasi, Arema dan Persebaya nyatanya tetap menjalani laga di QNB League. Namun setelah itu, Kemenpora menyurati PSSI dan menegaskan adanya sanksi berupa pencabutan izin organisasi dan pelarangan terhadap kegiatan olahraga.
Sanksi akan dijatuhkan apabila PSSI tidak memerintahkan manajemen kedua klub menjalankan keputusan BOPI. [initial]
(faw/pra)
Kontan, hal tersebut membuat Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara. Ia mengaku tidak segan meluangkan waktu bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi, untuk berdiskusi soal Persebaya.
Saya akan fight. Siapapun juga saya tidak takut, sekalipun Menpora. Ini terkait kebenaran. Kenapa Menpora baru mempermasalahkannya saat ini. Kalau Persebaya salah, kenapa tidak dari jaman Andi Malarangeng atau Roy Suryo, tegasnya.
Menpora saat ini tahu atau tidak. Kalau tidak tahu, tanya sama saya. Saya pernah bertemu dengan Menpora dan itu berlangsung baik. Foto bersama, tapi tidak mempertanyakan soal Persebaya, sambung La Nyalla.
Karena itu, La Nyalla tetap menegaskan bahwa Persebaya yang sah adalah yang saat ini bermain di QNB League. Kontan, keputusan Kemenpora dan BOPI melarang Persebaya dianggap tidak wajar.
Persebaya sudah berjalan dengan bagus, kenapa tidak diperbolehkan bermain. Saya tidak di Persebaya. Saya cuma mau meluruskan saja. Begitu sudah lurus, saya mengembalikannya ke Gede Widiade. Tanya saja Gede Widiade, termasuk perjalanan Persebaya. Saya berani mati memperjuangkan kebenaran. Siapa yang tidak emosional, yang benar namun disalahkan, tuturnya.
Sekalipun tidak mendapatkan rekomendasi, Arema dan Persebaya nyatanya tetap menjalani laga di QNB League. Namun setelah itu, Kemenpora menyurati PSSI dan menegaskan adanya sanksi berupa pencabutan izin organisasi dan pelarangan terhadap kegiatan olahraga.
Sanksi akan dijatuhkan apabila PSSI tidak memerintahkan manajemen kedua klub menjalankan keputusan BOPI. [initial]
Jangan Lewatkan!
Resmi Dicekal, Persebaya Tetap Latihan
Persebaya Gelar Latihan Terbatas
Persebaya Tunggu Kepastian dari PT Liga Indonesia
Kemenpora dan BOPI Beri Deadline Bagi Arema dan Persebaya
BOPI Pastikan Ada Sanksi Dari Kemenpora Untuk PT LI dan PSSI
Kembali Ditegur BOPI, PT LI Adakan Rapat Implementasi QNB League
Kemenpora Meminta PSSI Menjalankan Sanksi Administrasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Isenmulang FC vs Persebaya di BRI Super League, 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 9 Oktober 2026, 18:00
-
Prediksi BRI Super League: Isenmulang FC vs Persebaya 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 8 Oktober 2026, 19:45
-
Persebaya Bidik Sapu Bersih di Fase Grup League Cup 2026/2027
Bola Indonesia 8 Oktober 2026, 17:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






