Persegres Diminta Beri Kesempatan Pemain Lokal
Editor Bolanet | 28 Desember 2013 12:08
- Minimnya putra daerah di tim Persegres membuat miris tokoh sepakbola di Kota Pudak. Ketua Pengcab PSSI Gresik, Totok Basoeki mulai memikirkan cara agar Laskar Jaka Samudro dihuni oleh pemain-pemain hasil binaan atau hasil kompetisi internal PSSI Gresik.
Saat ini, hanya ada empat pemain yang merupakan asli Arek Gresik. Keempat pemain itu adalah, David Faristian, Kacung Khoirul Munif, Habib Syukron dan Dedi Indra. Selebihnya, manajemen dan tim pelatih Persegres justru lebih memilih mendatangkan pemain dari luar Gresik.
Yang membuat ironis, pelatih Agus Yuwono justru mendepak putra daerah, sebut saja Wismoyo dan Mulham Arufin. Bahkan, ikon Persegres, Agus Indra Kurniawan yang akrab disapa Jepang juga terbuang dari tim kebanggaan Ultras Gresik ini. Hingga saat ini Jepang belum menemukan klub baru.
Melihat fakta tersebut, Totok berusaha meng-Gresikkan Persegres. Itu yang yang sekarang sedang kami godok. Mulai tahun 2014, kamu usahakan semua pemain Persegres U-21 berasal dari kompetisi internal. Kami fokus untuk mensuplai putra daerah di tim U-21-nya dulu, ucap Totok, Sabtu (28/12) siang.
Menurut Totok, dirinya sudah beberapa kali melakukan pembicaraan informal dengan CEO Persegres, Asroin Widiana. Totok mengaku, Asroin sudah 'welcome' dengan rencana itu. Kini, PSSI Gresik sedang merancang program pembinaan.
Sebenarnya ini menjadi koreksi untuk kualitas pemain-pemain lokal kita. Oleh karena itu, di tahun 2014 nanti, kami fokus ke pembinaan usia dini, sambung Totok. Kedepannya kita berusaha menampilkan putra daerah di tim sepakbola kita, tutup pengusaha bidang kontraktor ini. [initial]
(faw/mac)
Saat ini, hanya ada empat pemain yang merupakan asli Arek Gresik. Keempat pemain itu adalah, David Faristian, Kacung Khoirul Munif, Habib Syukron dan Dedi Indra. Selebihnya, manajemen dan tim pelatih Persegres justru lebih memilih mendatangkan pemain dari luar Gresik.
Yang membuat ironis, pelatih Agus Yuwono justru mendepak putra daerah, sebut saja Wismoyo dan Mulham Arufin. Bahkan, ikon Persegres, Agus Indra Kurniawan yang akrab disapa Jepang juga terbuang dari tim kebanggaan Ultras Gresik ini. Hingga saat ini Jepang belum menemukan klub baru.
Melihat fakta tersebut, Totok berusaha meng-Gresikkan Persegres. Itu yang yang sekarang sedang kami godok. Mulai tahun 2014, kamu usahakan semua pemain Persegres U-21 berasal dari kompetisi internal. Kami fokus untuk mensuplai putra daerah di tim U-21-nya dulu, ucap Totok, Sabtu (28/12) siang.
Menurut Totok, dirinya sudah beberapa kali melakukan pembicaraan informal dengan CEO Persegres, Asroin Widiana. Totok mengaku, Asroin sudah 'welcome' dengan rencana itu. Kini, PSSI Gresik sedang merancang program pembinaan.
Sebenarnya ini menjadi koreksi untuk kualitas pemain-pemain lokal kita. Oleh karena itu, di tahun 2014 nanti, kami fokus ke pembinaan usia dini, sambung Totok. Kedepannya kita berusaha menampilkan putra daerah di tim sepakbola kita, tutup pengusaha bidang kontraktor ini. [initial]
(faw/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Coret Mantan Bomber Timnas Indonesia U-19
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 13:48
-
Demi Pendidikan, Komaruddin Gabung PSIS
Bola Indonesia 20 Desember 2017, 02:45
-
Persegres Adem Ayem, Ultrasmania Buka Suara
Bola Indonesia 12 Desember 2017, 14:44
-
Cedera Otot Ligamen, Arga Permana Absen Semusim
Bola Indonesia 9 Desember 2017, 02:55
-
Pemain Persegres Tuntut Pelunasan Gaji
Bola Indonesia 1 Desember 2017, 04:52
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











