Persela Lamongan Pertahankan Trofi Juara ISL U-21
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 12:10
- Persela Lamongan berhasil mempertahankan gelar juara Indonesia Super League (ISL) U-21 setelah menang adu penalti kontra Persisam Samarinda di Stadion Kanjuruhan Malang.
Kedua tim harus memainkan babak perpanjangan waktu 2x15 menit setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Dua gol Persela dicetak oleh Ragil M.B. pada menit ke-20 dan menit 65, sedangkan dua gol Persisam yang diasuh pelatih Rudy Keltjes diciptakan oleh Lerby Eliandri pada menit ke-45 dan Qoiron Sandy menit 71.
Dalam laga perpanjangan waktu, saat memasuki menit ke-98 Persela harus bermain dengan 10 orang akibat M.B. Sabily dikenai kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua.
Usai pertandingan perpanjangan waktu dilanjutkan hingga tuntas, kedudukan skor tetap tak berubah 2-2 dan dilanjutkan dengan adu tendangan penalti.
Dalam drama adu penalti yang didahului pemain Persisam, empat penendang awal, yakni Lerby Eliandri, Sevan Lingga, Wahyu Kristanto dan berhasil melesakkan bola, sedangkan Mari Siswanto gagal akibat tendangannya mengenai mistar dan melenceng ke atas.
Sementara itu lima algojo dari Persela Lamongan masing-masing Ragil, I Made Antawijaya, Rusy Santoso, Qoiron Sandy, dan kapten tim Eko Taufik seluruhnya berhasil melesakkan gol.
Persela Lamongan pun berhasil mempertahankan trofi juara sekaligus mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 200 juta, sedangkan Persisam Samarinda mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 150 juta.
Pelita Jaya sebagai peringkat ketiga mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 100 juta dan Persipura Jayapura sebagai peringkat IV mendapat Rp 50 juta.
Selain meraih runner-up, Persisam juga dinobatkan sebagai tim fair play dan piala diterima oleh pelatihnya, Rudy Keltjes.
Pemain Persisam Lerby Eliandri terpilih sebagai pemain terbaik, sedangkan top skor Aldair Makatindu dengan sembilan gol sama-sama mendapatkan hadiah Rp 15juta.
(ant/end)
Kedua tim harus memainkan babak perpanjangan waktu 2x15 menit setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Dua gol Persela dicetak oleh Ragil M.B. pada menit ke-20 dan menit 65, sedangkan dua gol Persisam yang diasuh pelatih Rudy Keltjes diciptakan oleh Lerby Eliandri pada menit ke-45 dan Qoiron Sandy menit 71.
Dalam laga perpanjangan waktu, saat memasuki menit ke-98 Persela harus bermain dengan 10 orang akibat M.B. Sabily dikenai kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua.
Usai pertandingan perpanjangan waktu dilanjutkan hingga tuntas, kedudukan skor tetap tak berubah 2-2 dan dilanjutkan dengan adu tendangan penalti.
Dalam drama adu penalti yang didahului pemain Persisam, empat penendang awal, yakni Lerby Eliandri, Sevan Lingga, Wahyu Kristanto dan berhasil melesakkan bola, sedangkan Mari Siswanto gagal akibat tendangannya mengenai mistar dan melenceng ke atas.
Sementara itu lima algojo dari Persela Lamongan masing-masing Ragil, I Made Antawijaya, Rusy Santoso, Qoiron Sandy, dan kapten tim Eko Taufik seluruhnya berhasil melesakkan gol.
Persela Lamongan pun berhasil mempertahankan trofi juara sekaligus mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 200 juta, sedangkan Persisam Samarinda mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 150 juta.
Pelita Jaya sebagai peringkat ketiga mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 100 juta dan Persipura Jayapura sebagai peringkat IV mendapat Rp 50 juta.
Selain meraih runner-up, Persisam juga dinobatkan sebagai tim fair play dan piala diterima oleh pelatihnya, Rudy Keltjes.
Pemain Persisam Lerby Eliandri terpilih sebagai pemain terbaik, sedangkan top skor Aldair Makatindu dengan sembilan gol sama-sama mendapatkan hadiah Rp 15juta.
Ekspresi pemain Persela U-21 ketika adu penalti (c) Antara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final ISL U-21, Sriwijaya FC Siapkan Trio Garuda Jaya
Bola Indonesia 19 Oktober 2014, 04:14
-
Final ISL U-21, Sriwijaya FC Diperkuat Trio Timnas U-19
Bola Indonesia 18 Oktober 2014, 17:52
-
Mariando Absen, Sriwijaya FC U-21 Tetap Percaya Diri
Bola Indonesia 18 Oktober 2014, 17:49
-
Sriwijaya FC Bertekad Pertahankan Trofi ISL U-21
Bola Indonesia 18 Oktober 2014, 15:05
-
Hendra Bayauw Terancam Absen di Final ISL U-21
Bola Indonesia 16 Oktober 2014, 22:44
LATEST UPDATE
-
Lewis Hall Ungkap Alasan Tolak Man Utd: Pilihan yang Mudah
Liga Inggris 23 September 2026, 13:13
-
6 Pemain Paling Mengecewakan di Premier League 2026-27 Sejauh Ini
Liga Inggris 23 September 2026, 12:08
-
Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?
Liga Inggris 23 September 2026, 11:02
-
Perubahan Formasi AC Milan ke 4-2-3-1 dengan Goncalo Ramos sebagai Kunci
Liga Italia 23 September 2026, 10:09
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
-
Untuk Saat Ini, Posisi Vinicius Junior di Real Madrid Tetap Aman
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:51
-
Jiwa Pemimpin Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:45
-
Bernardo Silva Harus Starter!
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:16
-
Real Madrid dan Catatan Historis yang Mengancam Peluang Juara Mereka
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:12
-
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri
Liga Spanyol 23 September 2026, 05:07
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
