Persela Optimistis Kasus Ahmad Bustomi Tidak Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19
Gia Yuda Pradana | 30 Juni 2021 11:03
Bola.net - Persela Lamongan meyakini kasus Covid-19 yang menimpa Ahmad Bustomi tidak akan menjadi klaster baru penyebaran virus Corona. Pasalnya, pihak klub sudah melakukan berbagai upaya pencegahan.
Di samping itu, sebelum hasil tes Bustomi keluar dan dinyatakan positif, seluruh penggawa Laskar Joko Tingkir sudah menjalani rapid antigen. Hasilnya semua pemain dinyatakan negatif.
"Saya yakinnya begini, dia (Ahmad Bustomi) mengabari saya Senin sore hasil keluar, Senin pagi kami kan swab semua, antigen. Ternyata hasilnya negatif semua," kata tim medis Persela, Hasyim kepada Bola.net, Rabu (30/06/2021).
Hasyim juga yakin dengan tingkat akurasi tes antigen yang dilakukan sebelum pertandingan melawan Persebaya. Sehingga, diamggap tidak perlu melakukan tes lagi.
"Akurasi 80 sampai 85 persen, kalau antigen negatif enggak perlu PCR. Kalau antigen positif baru kami lanjut dengan swab dan foto toraks apakah ada pneumonia apa tidak," tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Isolasi Mandiri di Malang

Di sisi lain, sejak sebelum dinyatakan positif Covid-19, Bustomi sudah tidak bersama tim. Dia lamgsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Malang karena dia dijemput orang tuanya.
"Dia kan di Malang, isolasi mandiri saja, sudah tak kirimi apa yang harus dilakukan, apa yang harus dikonsumsi, makanan, obat-obatan sudah saya sampaikan lewat whatsapp," tegasnya.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru melalui Direktur Operasional, Sudjarno meminta agar Ahmad Bustomi ditangani dengan baik. Tujuannya agar tidak jadi klaster baru penyebaran Covid-19.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Liga 1 Tertunda, Ini Sikap Arema FC
- PT LIB Harap Kasus Covid-19 di Persela Tidak Jadi Klaster Baru
- PT LIB Bicara Kemungkinan Liga 1 2021 Digelar di Luar Jawa
- Liga 1 2021 Ditunda, Persebaya Ingatkan Potensi Kerugian Klub
- PT LIB Sebut Liga 1 dan Liga 2 Bisa Dimulai Lebih Cepat
- Liga 1 dan Liga 2 Tertunda, PT LIB Koordinasi dengan Kepolisian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Dirumorkan akan Rekrut Shayne Pattynama, Ini Kata Sang Manajer
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 09:58
-
Persija Belum Dapat Jawaban dari Ivar Jenner, tapi Masih Menunggu
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 09:32
-
2 Kunci PSIM Bersaing di Papan Atas BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 20:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Chelsea 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:48
-
Liverpool Mengintai, Thomas Frank Tegaskan Micky van de Ven Milik Tottenham
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:24
-
Prediksi Villarreal vs Real Madrid 25 Januari 2026
Liga Spanyol 23 Januari 2026, 20:05
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 23 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persik Kediri 24 Januari 2026
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 19:38
-
Prediksi Man City vs Wolves 24 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 18:28
-
Prediksi Bayern vs Augsburg 24 Januari 2026
Bundesliga 23 Januari 2026, 18:01
-
Gelandang Timnas Jerman Ini jadi Kandidat Suksesor Casemiro di MU?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:30
-
Baru Lima Bulan Bersama, Alejandro Garnacho Mau Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






