Persipura Legawa Terima Sanksi dari Komdis PSSI
Editor Bolanet | 28 Oktober 2014 15:34
- Persipura Jayapura menerima sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Hal tersebut terkait keributan yang terjadi saat menjamu Arema Cronus, 21 Oktober lalu.
Manajer Persipura, Rudi Maswi, berharap agar hal tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi pemain dan perangkat pertandingan. Dikatakannya, kejadian tersebut merupakan sebuah peringatan keras.
Kami menerima sepenuhnya hukuman Komdis untuk para pemain dan perangkat pertandingan. Semuanya sudah jelas terlihat dari tayangan televisi dan di lapangan, Ruben dan Fakdawer pantas menerima hukuman Komdis, kata Rudi.
Ruben Sanadi berkelahi dengan gelandang Arema, Dendi Santoso. Keributan akhirnya merembet hingga ke pinggir lapangan. Bahkan, dua ofisial Persipura terlihat melakukan kekerasan terhadap penjaga gawang arema, Kurnia Meiga, dengan cara mencekiknya.
Akibatnya, tim Mutiara Hitam harus menerima banyak sanksi dari Komdis. Ruben yang sudah diganjar kartu merah, mendapatkan tambahan hukuman berupa larangan bertanding sebanyak dua laga dan denda Rp 35 juta.
Sedangkan Dominggus Fakdawer, yang dianggap memicu keributan yang lebih besar, mendapatkan sanksi larangan bermain di dua laga serta Rp 50 juta.
Lalu untuk dua ofisial Persipura yang terbukti menyerang Kurnia Meiga, diberikan hukuman berupa larangan beraktivitas di persepakbolaan Indonesia selama setahun. Sedangkan Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura pun ikut kebagian 'jatah' hukuman dengan denda sebesar Rp 100 juta.
Soal sanksi denda untuk panpel dan ofisial, kami juga menerima. Sudah sepantasnya mereka mendapatkan hal itu karena seharusnya mereka melerai bukan membuat keadaan semakin panas, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Manajer Persipura, Rudi Maswi, berharap agar hal tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi pemain dan perangkat pertandingan. Dikatakannya, kejadian tersebut merupakan sebuah peringatan keras.
Kami menerima sepenuhnya hukuman Komdis untuk para pemain dan perangkat pertandingan. Semuanya sudah jelas terlihat dari tayangan televisi dan di lapangan, Ruben dan Fakdawer pantas menerima hukuman Komdis, kata Rudi.
Ruben Sanadi berkelahi dengan gelandang Arema, Dendi Santoso. Keributan akhirnya merembet hingga ke pinggir lapangan. Bahkan, dua ofisial Persipura terlihat melakukan kekerasan terhadap penjaga gawang arema, Kurnia Meiga, dengan cara mencekiknya.
Akibatnya, tim Mutiara Hitam harus menerima banyak sanksi dari Komdis. Ruben yang sudah diganjar kartu merah, mendapatkan tambahan hukuman berupa larangan bertanding sebanyak dua laga dan denda Rp 35 juta.
Sedangkan Dominggus Fakdawer, yang dianggap memicu keributan yang lebih besar, mendapatkan sanksi larangan bermain di dua laga serta Rp 50 juta.
Lalu untuk dua ofisial Persipura yang terbukti menyerang Kurnia Meiga, diberikan hukuman berupa larangan beraktivitas di persepakbolaan Indonesia selama setahun. Sedangkan Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura pun ikut kebagian 'jatah' hukuman dengan denda sebesar Rp 100 juta.
Soal sanksi denda untuk panpel dan ofisial, kami juga menerima. Sudah sepantasnya mereka mendapatkan hal itu karena seharusnya mereka melerai bukan membuat keadaan semakin panas, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Persipura CLBK dengan Rahmad Darmawan, Memori Juara Liga Indonesia 2005
Bola Indonesia 13 Oktober 2025, 17:05
-
Jadwal Lengkap Pegadaian Championship 2025/2026
Bola Indonesia 26 September 2025, 02:46
LATEST UPDATE
-
Bintang Premier League Ini Bakal Jadi Suksesor Mohamed Salah di Liverpool?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Milan vs Torino Hari Ini, Disiarkan Dimana dan Jam Berapa?
Liga Italia 21 Maret 2026, 18:12
-
Bruno Fernandes Kesal MU Didzalimi Wasit dan VAR Saat Lawan Bournemouth
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:45
-
Baru Semusim, Liam Delap Bakal Cabut dari Chelsea dan Gabung Klub Ini?
Liga Inggris 21 Maret 2026, 17:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
















