PSIS Nilai Klub Bisa Lakukan Kecurangan di Piala Kemerdekaan
Editor Bolanet | 22 Juli 2015 04:32
- Penasehat Teknis , Wahyoe Liluk Winarto, menilai bahwa verifikasi yang dilakukan Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap klub peserta Piala Kemerdekaan, sama sekali tidak jelas. Bahkan ditegaskannya, hal itu bisa menjadi celah bagi klub untuk melakukan kecurangan.
Situasi ini bisa menjadi sebuah kemunduran dari apa yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebelum menggelar kompetisi, PSSI melakukan verifikasi kepada klub peserta yakni dalam aspek legalitas, kemampuan finansial, pemain, dan infrastruktur.
Ini sudah bukan soal kualitas dan gengsi. Tim mana pun, baik yang anggota PSSI maupun tidak, bisa ikut serta untuk mencari keuntungan. Mereka mencari pemain ala kadarnya, dengan total gaji di bawah match fee Rp50 juta. Dalam empat pertandingan saja, mereka sudah mendapatkan Rp 200 juta, ungkap Liluk.
Kemenpora melalui Tim Transisi akan menggelar Piala Kemerdekaan yang dimulai 1 Agustus mendatang. Rencananya, turnamen tersebut digelar selama tiga pekan dengan format home tournament. Setiap klub, mendapatkan match fee Rp50 juta setiap kali berlaga.
Jumlah tersebut, akan bertambah apabila klub mampu lolos ke babak delapan besar. Yakni, Rp75 juta per laga dan semifinal Rp100 juta per laga. Sedangkan juara pertama, mendapatkan Rp500 juta. Adapun peringkat kedua, yaitu Rp300 juta. [initial]
(esa/hsw)
Situasi ini bisa menjadi sebuah kemunduran dari apa yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebelum menggelar kompetisi, PSSI melakukan verifikasi kepada klub peserta yakni dalam aspek legalitas, kemampuan finansial, pemain, dan infrastruktur.
Ini sudah bukan soal kualitas dan gengsi. Tim mana pun, baik yang anggota PSSI maupun tidak, bisa ikut serta untuk mencari keuntungan. Mereka mencari pemain ala kadarnya, dengan total gaji di bawah match fee Rp50 juta. Dalam empat pertandingan saja, mereka sudah mendapatkan Rp 200 juta, ungkap Liluk.
Kemenpora melalui Tim Transisi akan menggelar Piala Kemerdekaan yang dimulai 1 Agustus mendatang. Rencananya, turnamen tersebut digelar selama tiga pekan dengan format home tournament. Setiap klub, mendapatkan match fee Rp50 juta setiap kali berlaga.
Jumlah tersebut, akan bertambah apabila klub mampu lolos ke babak delapan besar. Yakni, Rp75 juta per laga dan semifinal Rp100 juta per laga. Sedangkan juara pertama, mendapatkan Rp500 juta. Adapun peringkat kedua, yaitu Rp300 juta. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia U-17 vs Uzbekistan: Dimas Adi Prasetyo
Tim Nasional 15 Agustus 2025, 22:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Chelsea: Beto
Liga Inggris 22 Maret 2026, 03:22
-
Man of the Match AC Milan vs Torino: Adrien Rabiot
Liga Italia 22 Maret 2026, 03:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 22 Maret 2026, 02:58
-
Otomotif 22 Maret 2026, 02:57

-
Hasil Everton vs Chelsea: The Blues Babak Belur di Merseyside
Liga Inggris 22 Maret 2026, 02:34
-
Man of the Match Brighton vs Liverpool: Danny Welbeck
Liga Inggris 21 Maret 2026, 23:17
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Manchester City
Liga Inggris 21 Maret 2026, 23:00
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Arsenal
Liga Inggris 21 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28











