PSS Sleman Sebut Persebaya Terlalu Berlebihan Soal Insiden Wahyudi Hamisi dan Bruno Moreira
Asad Arifin | 5 Maret 2024 10:53
Bola.net - PSS Sleman merespon keriuhan yang terjadi menyusul insiden Wahyudi Hamisi dan Bruno Moreira di laga lawan Persebaya Surabaya. Menurut PSS Sleman, kubu Persebaya dinilai berlebihan dalam merespon insiden tersebut.
PSS Sleman berjumpa Persebaya pada laga pekan ke-27 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (3/3/2024) petang WIB. Pada laga itu, PSS menelan kekalahan dengan skor 1-2 dari Persebaya.
Pada laga itu, terjadi insiden antara Wahyudi Hamisi dan Bruno Moreira. Aksi Hamisi dinilai bisa membahayakan karena tendangannya hampir mengenai kepala Bruno. Insiden itu kemudian mendapat reaksi keras dari kubu Persebaya.
Hamisi mendapat kartu kuning dari wasit Ginanjar Latif dari insiden itu. Lalu, ada Yan Victor, Nur Diansyah, dan Jonathan Bustos yang dapat kartu kuning karena terlibat keributan. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Penjelasan PSS Soal Insiden Wahyudi Hamisi dan Bruno Moreira

Presiden Direktur PSS Sleman, Gusti Randa, menyayangkan banyak potongan video yang menurutnya kurang relevan soal insiden Hamisi dan Bruno. Menurutnya, potongan video yang beredar tidak menggambarkan insiden secara lengkap.
"Kami dari PSS Sleman ingin menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi atas peristiwa kemarin," buka Gusti Randa dikutip dari situs resmi PSS Sleman pada Selasa (5/3/2024) pukul 10.30 WIB.
"Saya sebelumnya sangat menyayangkan atas banyaknya potongan video yang beredar saat kejadian tersebut dengan tidak menayangkan video lengkap sebelum kejadian."
"Dalam video lengkap, terlihat Bruno sudah terjatuh lebih dulu akibat dilanggar oleh pemain PSS. Namun, permainan tetap dilanjutkan bahkan Persebaya sempat menyerang lebih dulu. Setelah bola sempat ditepis oleh kiper PSS, bola langsung diambil oleh pemain Persebaya," tambah Gusti Randa.
Persebaya Dianggap Berlebihan

Gusti Randa mewakili PSS Sleman meminta maaf atas insiden yang terjadi. Akan tetapi, Gusti Randa juga menganggap respon yang ditunjukkan Persebaya berlebihan karena Bruno bisa berdiri dan melanjutkan pertandingan hingga laga berakhir.
"Tindakan Hamisi untuk mengambil bola menurut saya harus dilakukan karena untuk menutup gerak lawan. Mengingat kami kebobolan pertama karena lengah menutup gerak lawan," kata Gusti Randa.
"Tendangan Hamisi ternyata menyentuh kepala Bruno. Saat itu, Bruno langsung bangkit dan malah ingin memukul Hamisi. Menurut saya, apa yang dibuat oleh Tim Persebaya terlalu berlebihan karena buktinya Bruno bisa langsung bangkit dan bermain hingga menit akhir," tambahnya.
Sumber: PSS Sleman
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
Wahyudi Hamisi Ungkap Situasi Di Balik Aksi Berbahaya pada Bruno Moreira: Saya Ambil Bola Tapi Ada Kepala
Kebobolan Empat Gol, Pelatih Bali United Bakal Evaluasi Lini Pertahanan
Hasil BRI Liga 1 Persis Solo vs PSM Makassar: Skor 1-0
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor BRI Liga 1 2023/2024
Soal Aksi Berbahaya Lawan Persebaya Surabaya, Sekjen PSSI Harap Penggawa PSS Sleman Disanksi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














