PSSI Dibekukan, Panpel Persipura Pertanyakan Kelayakan Menpora
Editor Bolanet | 24 April 2015 15:16
- Bukan hanya Persipura Jayapura yang dibuat kecewa dengan manuver Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi karena telah membekukan PSSI.
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persipura Jayapura, Fachruddin Pasolo pun merasakan hal demikian. Penyebabnya, tim Mutiara Hitam tidak dapat menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan QNB League 2015 di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (25/4).
Fachruddin Pasolo mengatakan bahwa laga tersebut batal digelar karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Menpora telah berkirim surat kepada Kapolri dan meminta untuk tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan QNB League. Padahal diterangkan Fachrudin, Persipura sudah mengantongi rekomendasi dari Polda setempat.
Pemerintah yang tidak responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat adalah pemerintah yang sedang sakit. Keputusan Imam Nahrawi membekukan PSSI adalah tindakan yang tidak arif dan otoriter serta mencederai spirit kebangsaan, ujar Fachruddin Pasolo.
Bahkan, fachruddin juga mempertanyakan kelayakan Menpora Imam Nahrawi. Terlebih dipaparkannya, karena sepak bola sebagai sarana yang mempersatukan dan mengangkat harkat dan martabat bangsa
Keputusan tersebut juga mencerminkan lemahnya kemampuan leadership seorang Imam Nahrawi. Masih layakkah Imam tetap menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga? pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persipura Jayapura, Fachruddin Pasolo pun merasakan hal demikian. Penyebabnya, tim Mutiara Hitam tidak dapat menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan QNB League 2015 di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (25/4).
Fachruddin Pasolo mengatakan bahwa laga tersebut batal digelar karena tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Menpora telah berkirim surat kepada Kapolri dan meminta untuk tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan QNB League. Padahal diterangkan Fachrudin, Persipura sudah mengantongi rekomendasi dari Polda setempat.
Pemerintah yang tidak responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat adalah pemerintah yang sedang sakit. Keputusan Imam Nahrawi membekukan PSSI adalah tindakan yang tidak arif dan otoriter serta mencederai spirit kebangsaan, ujar Fachruddin Pasolo.
Bahkan, fachruddin juga mempertanyakan kelayakan Menpora Imam Nahrawi. Terlebih dipaparkannya, karena sepak bola sebagai sarana yang mempersatukan dan mengangkat harkat dan martabat bangsa
Keputusan tersebut juga mencerminkan lemahnya kemampuan leadership seorang Imam Nahrawi. Masih layakkah Imam tetap menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga? pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Melawan, Arema Cronus Ajak Kibarkan Merah Putih
PSSI Dibekukan, PBFC Ancam Keluar Dari QNB League
PSSI Dibekukan, Sekretaris Asprov Aceh Kecewa
Persebaya Siap Gelar Laga Tanpa Izin Polisi Lagi
Jamu Persiba, Persebaya Belum Kantongi Izin Kepolisian
PSSI Dibekukan, Sriwijaya FC Harap Jadwal QNB League Tak Berubah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















