PSSI Pastikan Sidang Etika Untuk Djohar Arifin Tetap Berjalan
Editor Bolanet | 1 Juli 2015 22:55
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali memastikan rencana untuk menggelar sidang Komite Etika terkait tindakan Djohar Arifin Husin, Kamis (2/7). Hal tersebut, tidak terpengaruh mundurnya Djohar sebagai anggota Dewan Kehormatan PSSI.
Juru Bicara PSSI, Tommy Welly, menerangkan bahwa sidang tetap berjalan lantaran Djohar Arifin Husin dinilai sudah melakukan tindakan tidak etis. Yakni, menghadiri pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, karena tetap merasa sebagai Ketua Umum PSSI.
Sidang terus jalan walau Djohar sudah mundur. Surat ini menjadi bahan terbaru untuk Komite Etika dalam sidangnya. Surat ini, kami akan dorong Komite Etika untuk membahasnya. Jadi, Kamis (2/7), sidang Komite Etika. Kapan Djohar dipanggil, Komite Etika yang akan memutuskan, ungkap Tommy Welly.
Dilanjutkan Tommy, Djohar Arifin Husin terancam hukuman berat berupa persona non grata atau diasingkan dari sepak bola Indonesia.
Djohar Arifin Husin telah memutuskan mundur dari posisi sebagai Dewan Kehormatan PSSI yang kini dipimpin La Nyalla Mahmud Matalitti. Hal tersebut, dikatakan Djohar, karena tidak adanya pengakuan Menpora Imam Nahrawi kepada PSSI hasil KLB di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4).
Pengunduran diri ini karena kepengurusan hasil KLB Surabaya tidak mendapat pengakuan dari pemerintah Republik Indonesia. Pemberitahuan resmi bahwa pemerintah tidak mengakui KLB Surabaya, saya dapatkan langsung dari Menpora pada pertemuan 23 Juni 2015. Oleh karena itu saya mengundurkan diri dari kepengurusan PSSI hasil KLB Surabaya sejak 24 Juni 2015, pungkasnya. (esa/dzi)
Juru Bicara PSSI, Tommy Welly, menerangkan bahwa sidang tetap berjalan lantaran Djohar Arifin Husin dinilai sudah melakukan tindakan tidak etis. Yakni, menghadiri pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, karena tetap merasa sebagai Ketua Umum PSSI.
Sidang terus jalan walau Djohar sudah mundur. Surat ini menjadi bahan terbaru untuk Komite Etika dalam sidangnya. Surat ini, kami akan dorong Komite Etika untuk membahasnya. Jadi, Kamis (2/7), sidang Komite Etika. Kapan Djohar dipanggil, Komite Etika yang akan memutuskan, ungkap Tommy Welly.
Dilanjutkan Tommy, Djohar Arifin Husin terancam hukuman berat berupa persona non grata atau diasingkan dari sepak bola Indonesia.
Djohar Arifin Husin telah memutuskan mundur dari posisi sebagai Dewan Kehormatan PSSI yang kini dipimpin La Nyalla Mahmud Matalitti. Hal tersebut, dikatakan Djohar, karena tidak adanya pengakuan Menpora Imam Nahrawi kepada PSSI hasil KLB di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4).
Pengunduran diri ini karena kepengurusan hasil KLB Surabaya tidak mendapat pengakuan dari pemerintah Republik Indonesia. Pemberitahuan resmi bahwa pemerintah tidak mengakui KLB Surabaya, saya dapatkan langsung dari Menpora pada pertemuan 23 Juni 2015. Oleh karena itu saya mengundurkan diri dari kepengurusan PSSI hasil KLB Surabaya sejak 24 Juni 2015, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















