PSSI Tegaskan Rangkap Jabatan Yunus Nusi Tak Langgar Statuta
Serafin Unus Pasi | 1 Agustus 2020 18:10
Bola.net - Yunus Nusi merangkap jabatan di PSSI. Selain menduduki kursi anggota Komite Eksekutif (Exco), pria asal Gotontalo itu juga menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Jabatan Plt Sekjen diemban Yunus sejak 20 April 2020. Ia menggantikan peran Ratu Tisha Destria yang mengundurkan diri sebagai Sekjen pada 13 April lalu.
Sementara untuk kursi Exco, sudah diduduki Yunus sejak 2016 lalu. Ketika PSSI dipimpin Edy Rahmayadi hingga saat ini oleh Mochamad Iriawan.
Rangkap jabatan yang diemban Yunus dinilai melanggar statuta oleh beberapa kalangan. Namun, hal itu dibantah oleh Head of Media PSSI, Eko Rahmawanto.
"Posisi pak Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen sekaligus anggota Exco yang jelas tidak melanggar statuta. FIFA dan AFC juga telah memberikan dukungan dan tidak mempermasalahkan hal ini. Korespondensi dengan FIFA dan AFC pun langsung ke Plt Sekjen PSSI," ujar Eko, Sabtu (1/8).
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters,
Tak akan Rangkap Jabatan Lagi
Eko pun menegaskan jika rangkap jabatan tersebut tak akan terjadi bila Yunus dipilih sebagai Sekjen tetap. Apalagi hingga saat ini, belum ada tanda-tanda PSSI mencari pengganti Tisha.
"Bila nanti pak Yunus dikukuhkan sebagai Sekjen PSSI secara definitif, beliau pasti akan mengundurkan diri dari anggota Exco PSSI. Saat ini Plt Sekjen juga terus melakukan komunikasi dengan baik ke FIFA dan AFC," imbuh Eko.
Posisi Sekjen yang dirangkap oleh Exco juga pernah dilakukan Joko Driyono pada 2017 lalu. Kala itu, ia yang merupakan Wakil Ketua Umum (Waketum) merangkap sebagai Plt Sekjen selama empat bulan hingga terpilihnya Sekjen definitif.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






