PSSI Yakin Wasit dan Perangkat Pertandingan Tak Ikut Turnamen Tim Transisi
Editor Bolanet | 2 Juli 2015 21:38
- Langkah Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggulirkan Piala Kemerdekaan, semakin tidak terbendung. Alhasil, turnamen dijadwalkan akan diselenggarakan mulai 24 Juli.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, mengingatkan wasit termasuk perangkat pertandingan lain yang berada di bawah naungan PSSI supaya tidak salah jalan.
Yang pasti, kami tidak perlu memagari seperti zaman dulu. Tentu sudah tahu persis konsekuensi bila berjalan di luar organisasi PSSI, kata Azwan Karim.
Bahkan, Azwan meyakini jika wasit termasuk perangkat pertandingan lainnya, tidak akan ikut serta di turnamen yang dibuat Tim Transisi. Bahkan pihaknya memperkirakan, turnamen buatan Tim Transisi justru akan diisi wasit serta perangkat pertandingan yang tidak memiliki lisensi PSSI.
Itu yang saya takutkan. Bahwa, turnamen di luar PSSI tidak menggunakan perangkat pertandingan yang sesuai. Benar tidak sudah lulus, dites, atau punya lisensi? Kalau perangkatnya tidak jelas dan penyelenggaraan tidak sesuai standar, sama saja seperti tarkam. Selain itu, proteksi ke pemain seperti apa? pungkasnya (esa/dzi)
Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, mengingatkan wasit termasuk perangkat pertandingan lain yang berada di bawah naungan PSSI supaya tidak salah jalan.
Yang pasti, kami tidak perlu memagari seperti zaman dulu. Tentu sudah tahu persis konsekuensi bila berjalan di luar organisasi PSSI, kata Azwan Karim.
Bahkan, Azwan meyakini jika wasit termasuk perangkat pertandingan lainnya, tidak akan ikut serta di turnamen yang dibuat Tim Transisi. Bahkan pihaknya memperkirakan, turnamen buatan Tim Transisi justru akan diisi wasit serta perangkat pertandingan yang tidak memiliki lisensi PSSI.
Itu yang saya takutkan. Bahwa, turnamen di luar PSSI tidak menggunakan perangkat pertandingan yang sesuai. Benar tidak sudah lulus, dites, atau punya lisensi? Kalau perangkatnya tidak jelas dan penyelenggaraan tidak sesuai standar, sama saja seperti tarkam. Selain itu, proteksi ke pemain seperti apa? pungkasnya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
-
Lepas Onana dan Bayindir, MU Bakal Balikan dengan Kiper Ini?
Liga Inggris 8 Juni 2026, 12:59
-
Prediksi Spanyol vs Peru 9 Juni 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 12:06
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















