PT LI Masih Bahas Penggunaan Player Performance Index
Editor Bolanet | 3 September 2015 22:30
- Sejumlah rancangan yang dimiliki, tengah diupayakan PT Liga Indonesia (PT LI) supaya bisa terwujud di kompetisi Indonesua Super League (ISL) musim ini.
Di antaranya, budgeting cap yang mungkin akan diterapkan, membuat terjadinya rasionalisasi gaji pemain. Selain itu, ada juga tim player performance index yang bertujuan mengukur nilai, kemudian diberikan untuk mengontrak pemain.
Kami akan lebih menaruh perhatian untuk berbicara dengan pemain. Kami mendengar kabar, ada pemain merasa gaji atau pendapatan akan turun. Kami akan persiapkan juga player performance index, sehingga diketahui nilai yang pantas untuk pemain, ungkap Sekretaris PT LI, Tigor Shalomboboy.
Itu pasti akan dipakai dan dijelaskan ketika sudah memutuskan memakai budgeting cap. Untuk berbicara dengan pemain, kami akan roadshow ke beberapa kota untuk menyampaikannya, imbuh Tigor.
Terkait hal tersebut, CEO PT LI, Joko Driyono, menambahkan jika dalam player performance index, tim yang dibentuk akan mengakumulasi kinerja pemain di klub, tim nasional Indonesia, termasuk performa secara individual. Umur juga akan dilihat, begitu pula grafik produktivitas.
Semua akan diberikan bobot. Akumulasinya, pemain akan diletakkan dalam sebuah rangking. Ini seperti garis panduan, pungkasnya. [initial]
(esa/asa)
Di antaranya, budgeting cap yang mungkin akan diterapkan, membuat terjadinya rasionalisasi gaji pemain. Selain itu, ada juga tim player performance index yang bertujuan mengukur nilai, kemudian diberikan untuk mengontrak pemain.
Kami akan lebih menaruh perhatian untuk berbicara dengan pemain. Kami mendengar kabar, ada pemain merasa gaji atau pendapatan akan turun. Kami akan persiapkan juga player performance index, sehingga diketahui nilai yang pantas untuk pemain, ungkap Sekretaris PT LI, Tigor Shalomboboy.
Itu pasti akan dipakai dan dijelaskan ketika sudah memutuskan memakai budgeting cap. Untuk berbicara dengan pemain, kami akan roadshow ke beberapa kota untuk menyampaikannya, imbuh Tigor.
Terkait hal tersebut, CEO PT LI, Joko Driyono, menambahkan jika dalam player performance index, tim yang dibentuk akan mengakumulasi kinerja pemain di klub, tim nasional Indonesia, termasuk performa secara individual. Umur juga akan dilihat, begitu pula grafik produktivitas.
Semua akan diberikan bobot. Akumulasinya, pemain akan diletakkan dalam sebuah rangking. Ini seperti garis panduan, pungkasnya. [initial]
Baca Juga
- Selidiki Match Fixing, Komdis PSSI Panggil PT Liga dan Djamal Aziz
- Soal Salary Cap di ISL, Ini Kata Joko Driyono
- PT LI Ingatkan Klub Untuk Jalankan Proses Administrasi Pemain
- PT LI Bandingkan Klub Indonesia Dengan Thailand, Ini Hasilnya
- Joko Driyono Beri Update Persiapan ISL Musim Anyar
- Persib Tuntut Detail Info Piala Proklamasi dari PT Liga Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalani Proses Sidang, Joko Driyono Minta Doa
Bolatainment 6 Mei 2019, 22:45
-
PSM Desak PSSI Segera Gelar KLB
Bola Indonesia 2 Mei 2019, 19:18
-
Gusti Randa: Iwan Budianto Jadi Plt Ketum PSSI itu Hoaks!
Bola Indonesia 29 Maret 2019, 20:05
-
PSSI Hormati Keputusan Satgas Anti Mafia Bola Tahan Joko Driyono
Bola Indonesia 26 Maret 2019, 17:11
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















