Rapat Joint Committee Jilid Dua Diundur 2 Agustus
Editor Bolanet | 27 Juli 2012 16:50
- Ketua Joint Committee Todung Mulya Lubis mengatakan rapat jilid kedua kembali diundur. Itu dikarenakan menunggu kehadiran perwakilan Task Force AFC, James Jhonson.
Pada tanggal yang sudah ditetapkan, 30 Juli James Jhonson berhalangan hadir. Karena itu, rapat harus ditunda hingga 2 Agustus, terang Todung kepada para wartawan di kantor PSSI, Jumat (27/7).
Semula, rapat sedianya dilakukan 24 Juli, namun harus berubah menjadi 30 Juli. Adapun alasan pengunduran jadwal akibat kedua belah pihak berbeda alasan dalam keterangannya masing-masing.
Menurut Todung, diundurnya rapat kedua ini karena permintaan dari pihak KPSI, lantaran terdapat dua anggota mereka yang tidak bisa hadir dalam pertemuan tersebut.
Namun uniknya, pernyataannya mendapatkan bantahan dari wakil ketua JC, Djamal Aziz. Menurutnya pengunduran jadwal karena AFC yang meminta dengan alasan ada investigasi dari FIFA kepada AFC soal mantan Presiden AFC Mohammad Bin Hammam.
Investigasi yang akan dilakukan FIFA meminta kepada seluruh anggota AFC untuk tidak bepergian dulu, ujar Djamal.
Karena itu, Djamal merasa jika Todung telah melakukan pelintiran fakta. Sebagai contoh saat pertemuan 12 Juli lalu, memang pihak AFC terlambat hadir, namun tidak menyebabkan rapat ditunda melewati hari. (esa/end)
Pada tanggal yang sudah ditetapkan, 30 Juli James Jhonson berhalangan hadir. Karena itu, rapat harus ditunda hingga 2 Agustus, terang Todung kepada para wartawan di kantor PSSI, Jumat (27/7).
Semula, rapat sedianya dilakukan 24 Juli, namun harus berubah menjadi 30 Juli. Adapun alasan pengunduran jadwal akibat kedua belah pihak berbeda alasan dalam keterangannya masing-masing.
Menurut Todung, diundurnya rapat kedua ini karena permintaan dari pihak KPSI, lantaran terdapat dua anggota mereka yang tidak bisa hadir dalam pertemuan tersebut.
Namun uniknya, pernyataannya mendapatkan bantahan dari wakil ketua JC, Djamal Aziz. Menurutnya pengunduran jadwal karena AFC yang meminta dengan alasan ada investigasi dari FIFA kepada AFC soal mantan Presiden AFC Mohammad Bin Hammam.
Investigasi yang akan dilakukan FIFA meminta kepada seluruh anggota AFC untuk tidak bepergian dulu, ujar Djamal.
Karena itu, Djamal merasa jika Todung telah melakukan pelintiran fakta. Sebagai contoh saat pertemuan 12 Juli lalu, memang pihak AFC terlambat hadir, namun tidak menyebabkan rapat ditunda melewati hari. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Faktor yang Membuat Singapura Jadi Ancaman Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:41
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Laga Kontra Singapura Dinilai Tak Akan Mudah
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:37
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16













