Review: Arema Sukses Taklukkan DC United
Editor Bolanet | 8 Desember 2013 21:09
- Arema Cronus berhasil membuat DC United mengakhiri tur mereka di Indonesia tanpa kemenangan. Dalam laga persahabatan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (08/12), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan berhasil mengandaskan klub liga utama Amerika itu dengan skor 2-1.
Para penggawa Arema Cronus memulai laga dengan agresif. Begitu wasit Ali Mustofa memulai laga, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan langsung merangsek pertahanan DC United.
Laga belum genap berjalan dua menit ketika tuan rumah memiliki peluang pertamanya. Aksi Samsul Arif berhasil menerobos barisan belakang DC United. Sayang aksi ini belum berbuah gol karena sepakan Samsul masih membentur kaki pemain belakang lawan dan disapu ke luar kotak penalti.
DC United sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan. Melalui kerjasama apik, para penggawa tim ini menembus lini pertahanan Arema. Sayang, sundulan Casey Townsend, menit 7, masih melambung di atas gawang Arema, yang dikawal Ahmad Kurniawan.
Semenit kemudian, gawang AK -sapaan karib Ahmad Kurniawan- kembali terancam. Kali ini, AK beruntung, tendangan salto Luis Silva masih melenceng dari sasaran.
Menit 20, Arema kembali mendapat peluang emas. Dikomando Samsul Arif, anak asuh Suharno ini menyerbu pertahanan DC United. Sayang eksekusi Juan Revi dari dalam kotak penalti justru membentur Beto Goncalves dan gagal membahayakan gawang Joe Willis.
Menambah daya dobrak, Arema mengubah komposisi pemain. Menit 25, Arif Suyono ditarik dan digantikan I Gede Sukadana.
Masuknya Sukadana membuahkan hasil. Permainan Arema kian bertenaga. Bahkan, menit 29, mereka nyaris membobol gawang Willis. Sayang bola sepakan Gonzales, menyambut umpan Benny Wahyudi masih tipis melayang di atas mistar gawang DC United.
Dua menit sebelum laga babak pertama usai, Arema kembali mendapat peluang emas. Sayang, sundulan Beto Goncalves, menyambut umpan tendangan sudut, masih bisa dimentahkan pemain belakang DC United.
Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Babak kedua, Arema kembali melakukan pergantian pemain. Juan Revi ditarik dan digantikan Hendro Siswanto.
Masuknya mantan gelandang Timnas U-23 ini membuahkan hasil. Hendro sukses memanfaatkan umpan silang Benny Wahyudi menjadi gol uang membawa Arema sementara unggul di menit 46. Sepakan first timenya gagal diantisipasi Willis.
Ketinggalan satu gol, para penggawa DC United tersentak. Mereka meningkatkan tempo permainan dan bermain kian agresif, berupaya menyamakan kedudukan.
Lima menit babak kedua berjalan, DC United mengurung pertahanan Arema. Namun, pertahanan yang digalang Munhar dan Purwaka Yudi masih terlalu tangguh.
Sayang, menit 52, Arema harus kebobolan. Sepakan Luis Silva dari jarak jauh gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan.
Mampu menyamakan kedudukan, tak membuat DC United mengendorkan serangan. Melalui kerjasama Casey Townsend, Luis Silva dan Conor Doyle, anak asuh Ben Olsen ini tetap berusaha menggempur pertahanan Arema.
Sementara, Arema berupaya kembali unggul. Mengandalkan kecepatan Samsul Arif, Benny Wahyudi dan Hendro Siswanto, Arema melancarkan serangan melalui sektor sayap.
Menit 61, Arema nyaris kembali unggul. Namun, eksekusi tendangan bebas Ahmad Bustomi masih bisa ditepis Willis.
Berupaya menambah kekuatan serangan Arema, Suharno menarik Samsul Arif, yang tampak sudah kehabisan tenaga. Sebagai gantinya, dia memasukkan Sunarto.
Masuknya sukses membawa Arema kembali unggul. Joker, julukan Sunarto, sukses menyundul umpan silang Irsyad Maulana di menit 75.
Usai gol Sunarto, laga sempat dihentikan. Pasalnya, flare yang dinyalakan Aremania membuat stadion penuh asap.
Usai laga dimulai kembali, DC United menggebrak pertahanan Arema. Serbuan demi serbuan mereka kerap membahayakan gawang AK. Beruntung barisan belakang Arema tampil sigap membentengi pertahanan mereka. Alhasil, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Arema. (den/dzi)
Para penggawa Arema Cronus memulai laga dengan agresif. Begitu wasit Ali Mustofa memulai laga, Ahmad Bustomi dan kawan-kawan langsung merangsek pertahanan DC United.
Laga belum genap berjalan dua menit ketika tuan rumah memiliki peluang pertamanya. Aksi Samsul Arif berhasil menerobos barisan belakang DC United. Sayang aksi ini belum berbuah gol karena sepakan Samsul masih membentur kaki pemain belakang lawan dan disapu ke luar kotak penalti.
DC United sendiri ogah dijadikan bulan-bulanan. Melalui kerjasama apik, para penggawa tim ini menembus lini pertahanan Arema. Sayang, sundulan Casey Townsend, menit 7, masih melambung di atas gawang Arema, yang dikawal Ahmad Kurniawan.
Semenit kemudian, gawang AK -sapaan karib Ahmad Kurniawan- kembali terancam. Kali ini, AK beruntung, tendangan salto Luis Silva masih melenceng dari sasaran.
Menit 20, Arema kembali mendapat peluang emas. Dikomando Samsul Arif, anak asuh Suharno ini menyerbu pertahanan DC United. Sayang eksekusi Juan Revi dari dalam kotak penalti justru membentur Beto Goncalves dan gagal membahayakan gawang Joe Willis.
Menambah daya dobrak, Arema mengubah komposisi pemain. Menit 25, Arif Suyono ditarik dan digantikan I Gede Sukadana.
Masuknya Sukadana membuahkan hasil. Permainan Arema kian bertenaga. Bahkan, menit 29, mereka nyaris membobol gawang Willis. Sayang bola sepakan Gonzales, menyambut umpan Benny Wahyudi masih tipis melayang di atas mistar gawang DC United.
Dua menit sebelum laga babak pertama usai, Arema kembali mendapat peluang emas. Sayang, sundulan Beto Goncalves, menyambut umpan tendangan sudut, masih bisa dimentahkan pemain belakang DC United.
Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Babak kedua, Arema kembali melakukan pergantian pemain. Juan Revi ditarik dan digantikan Hendro Siswanto.
Masuknya mantan gelandang Timnas U-23 ini membuahkan hasil. Hendro sukses memanfaatkan umpan silang Benny Wahyudi menjadi gol uang membawa Arema sementara unggul di menit 46. Sepakan first timenya gagal diantisipasi Willis.
Ketinggalan satu gol, para penggawa DC United tersentak. Mereka meningkatkan tempo permainan dan bermain kian agresif, berupaya menyamakan kedudukan.
Lima menit babak kedua berjalan, DC United mengurung pertahanan Arema. Namun, pertahanan yang digalang Munhar dan Purwaka Yudi masih terlalu tangguh.
Sayang, menit 52, Arema harus kebobolan. Sepakan Luis Silva dari jarak jauh gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan.
Mampu menyamakan kedudukan, tak membuat DC United mengendorkan serangan. Melalui kerjasama Casey Townsend, Luis Silva dan Conor Doyle, anak asuh Ben Olsen ini tetap berusaha menggempur pertahanan Arema.
Sementara, Arema berupaya kembali unggul. Mengandalkan kecepatan Samsul Arif, Benny Wahyudi dan Hendro Siswanto, Arema melancarkan serangan melalui sektor sayap.
Menit 61, Arema nyaris kembali unggul. Namun, eksekusi tendangan bebas Ahmad Bustomi masih bisa ditepis Willis.
Berupaya menambah kekuatan serangan Arema, Suharno menarik Samsul Arif, yang tampak sudah kehabisan tenaga. Sebagai gantinya, dia memasukkan Sunarto.
Masuknya sukses membawa Arema kembali unggul. Joker, julukan Sunarto, sukses menyundul umpan silang Irsyad Maulana di menit 75.
Usai gol Sunarto, laga sempat dihentikan. Pasalnya, flare yang dinyalakan Aremania membuat stadion penuh asap.
Usai laga dimulai kembali, DC United menggebrak pertahanan Arema. Serbuan demi serbuan mereka kerap membahayakan gawang AK. Beruntung barisan belakang Arema tampil sigap membentengi pertahanan mereka. Alhasil, sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan Arema. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cabut dari DC United, Wayne Rooney Bakal Latih Klub Championship?
Liga Inggris 9 Oktober 2023, 22:27
-
Reputasi Turun, Liga 1 Hanya Peringkat 6 di Asia Tenggara
Bola Indonesia 16 Juni 2023, 03:00
-
4 Klub Sepak Bola yang Pernah Dikelola Erick Thohir
Bola Indonesia 17 Februari 2023, 13:32
-
Dipinang Arema FC, Ahmad Bustomi Dibawa ke Kandang PSIS Semarang
Bola Indonesia 19 Januari 2023, 18:05
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Siaran Liga Champions: Stuttgart vs Viking 9 September 2026
Liga Champions 9 September 2026, 21:23
-
Link Nonton Siaran Liga Champions: Barcelona vs Feyenoord 9 September 2026
Liga Champions 9 September 2026, 21:11
-
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Liga Champions 9 September 2026, 20:43
-
Lionel Messi Beli CD Eldense, Jadi Klub Kedua Miliknya di Spanyol
Liga Spanyol 9 September 2026, 20:16
-
Eliano Reijnders Kembali Gabung Persib, Pangeran Biru Makin Siap Hadapi Persija
Bola Indonesia 9 September 2026, 19:46
-
Thibaut Courtois 'Setengah' Pensiun dari Timnas Belgia
Liga Spanyol 9 September 2026, 19:12
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 9 September 2026, 18:50
-
Jose Mourinho Sebut Real Madrid vs Inter Bisa Berakhir dengan Skor 7-6
Liga Champions 9 September 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Makin Memesona di Barcelona
Liga Spanyol 9 September 2026, 17:57
-
Fitrah Maulana Tak Mau Harga Diri Persib Diinjak Persija: Insya Allah 3 poin
Bola Indonesia 9 September 2026, 17:15
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 9 September 2026, 16:29
-
Elkan Baggott Makin Dipercaya Millwall: 5 Kali Main dalam Kurang dari 2 Bulan
Tim Nasional 9 September 2026, 16:21
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




