Sadikin Aksa Dukung Aturan Salary Cap
Editor Bolanet | 6 Agustus 2012 08:00
- Ketua PSM Makassar, Sadikin Aksa, ikut memberikan suara terkait aturan salary cap atau pembatasan gaji pemain yang diwacanakan PSSI untuk musim kompetisi mendatang.
Menurut Ikin, sapaan Sadikin, aturan tersebut mutlak diperlukan karena manajemen klub di Indonesia saat ini masih dalam tahap belajar menjadi profesional. Aturan tersebut bisa menjadi barometer setiap klub untuk menghitung anggaran musim depan. Nanti di situ bisa kelihatan apakah seimbang antara pemasukan dan pengeluaran tim selama satu musim kompetisi, ujarnya.
Direktur Bososwa Corporation itu menjelaskan bahwa gaji pemain bola di Indonesia terbilang sangat tinggi. Sadikin menilai jika hal ini ikut menjadi penyebab utama banyaknya pengeluaran keuangan peserta kompetisi setiap bulannya.
Sadikin menambahkan bahwa salary cap bisa menjadi jalan alternative untuk penyelamat finansial tim musim depan. Sebab, akan ada penghematan anggaran jika aturan tersebut diberlakukan PSSI nantinya.
Seperti yang saya bilang sebelumnya, jangan sampai pengeluaran lebih banyak dari pemasukan. Keduanya haruslah seimbang.Kita harus berkaca seperti apa pada musim ini di mana manajemen sampai harus mencicil gaji pemain, ujarnya.
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, saat berkunjung ke Makassar beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa PSSI sedang menjajaki untuk menerapkan aturan salary cap. Aturan ini bertujuan agar klub bisa melakukan penghematan anggaran.
Salah satu poin dari salary cap adalah PSSI mengusulkan gaji pemain asing maksimal Rp 900 juta dan pemain lokal diberi batasan Rp 500 juta semusim. Sedangkan pemain divisi utama maksimal Rp 350 juta semusim.
Wacana tersebut mendapat pertentangan dari kapten PSM Makassar, Andi Oddang. Oddang termasuk pemain yang nilai kontraknya cukup tinggi di PSM mengharapkan agar aturan tersebut tidak diterapkan.
Kalau nilai kita sudah segitu, masa turun lagi. Kan kita memasuki era profesional. Kalau dibatasi seperti itu, adanya nanti pemain jadi ogah-ogahan bermain, katanya. (nda/dzi)
Menurut Ikin, sapaan Sadikin, aturan tersebut mutlak diperlukan karena manajemen klub di Indonesia saat ini masih dalam tahap belajar menjadi profesional. Aturan tersebut bisa menjadi barometer setiap klub untuk menghitung anggaran musim depan. Nanti di situ bisa kelihatan apakah seimbang antara pemasukan dan pengeluaran tim selama satu musim kompetisi, ujarnya.
Direktur Bososwa Corporation itu menjelaskan bahwa gaji pemain bola di Indonesia terbilang sangat tinggi. Sadikin menilai jika hal ini ikut menjadi penyebab utama banyaknya pengeluaran keuangan peserta kompetisi setiap bulannya.
Sadikin menambahkan bahwa salary cap bisa menjadi jalan alternative untuk penyelamat finansial tim musim depan. Sebab, akan ada penghematan anggaran jika aturan tersebut diberlakukan PSSI nantinya.
Seperti yang saya bilang sebelumnya, jangan sampai pengeluaran lebih banyak dari pemasukan. Keduanya haruslah seimbang.Kita harus berkaca seperti apa pada musim ini di mana manajemen sampai harus mencicil gaji pemain, ujarnya.
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, saat berkunjung ke Makassar beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa PSSI sedang menjajaki untuk menerapkan aturan salary cap. Aturan ini bertujuan agar klub bisa melakukan penghematan anggaran.
Salah satu poin dari salary cap adalah PSSI mengusulkan gaji pemain asing maksimal Rp 900 juta dan pemain lokal diberi batasan Rp 500 juta semusim. Sedangkan pemain divisi utama maksimal Rp 350 juta semusim.
Wacana tersebut mendapat pertentangan dari kapten PSM Makassar, Andi Oddang. Oddang termasuk pemain yang nilai kontraknya cukup tinggi di PSM mengharapkan agar aturan tersebut tidak diterapkan.
Kalau nilai kita sudah segitu, masa turun lagi. Kan kita memasuki era profesional. Kalau dibatasi seperti itu, adanya nanti pemain jadi ogah-ogahan bermain, katanya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Syahrul: PSM Angkat Gengsi Sulsel
Bola Indonesia 26 Januari 2014, 16:37
-
Suporter PSM Todong Sadikin dan Syahrul Bangun Stadion Baru
Bola Indonesia 26 Januari 2014, 16:00
-
Sadikin Aksa Bersedia Temui Pemain PSM
Bola Indonesia 30 Mei 2013, 21:55
-
Manajemen PSM Dekati Danone
Bola Indonesia 17 Februari 2013, 11:17
-
Suporter Desak Sadikin Tuntaskan Kontrak Pemain
Bola Indonesia 19 November 2012, 02:30
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







