Sebelum Kasus Yudha Febrian, 4 Pemain Timnas Indonesia yang Juga Indisipliner
Asad Arifin | 18 Mei 2021 12:56
Bola.net - Nama mantan pemain Timnas Indonesia U-19, Mochamad Yudha Febrian, tiba-tiba saja melejit. Namun, bukan karena prestasi di atas lapangan, tetapi karena dugaan melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang wanita.
Ironisnya, tindakan indisipliner bukan kali pertama dilakukan Yudha Febrian. Eks penggawa Barito Putera itu pernah dicoret dari Timnas Indonesia U-19 karena ketahuan keluar malam hingga pergi ke klab bersama Serdy Ephi Fano untuk dugem selagi mengikuti pemusatan latihan.
Kasus indisipliner yang dilakukan Yudha Febrian sebenarnya sudah tak asing di sepak bola Indonesia. Hal semacam itu pernah dilakukan oleh para pemain Timnas Indonesia terdahulu.
Lantas, siapa saja pemain berlabel Timnas Indonesia yang pernah melakukan tindakan indisipliner? Berikut ini beberapa pemain yang pernah mengalami hal serupa mulai dari keluar malam hingga mengonsumsi minuman keras.
Oktovianus Maniani

Oktovianus Maniani sempat menjadi harapan di Timnas Indonesia. Hal itu karena Oktovianus Maniani tampil mengesankan di Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010.
Namun, pada 2013 Oktovianus Maniani harus menerima kenyataan dicoret dari Timnas Indonesia asuhan Luis Manuel Blanco. Ketika itu, pemain asal Papua tersebut mangkir dari latihan Timnas Merah Putih.
Sejak saat itu, karier Oktovianus Maniani menurun dan tidak pernah lagi membela Timnas Indonesia. Oktovianus Maniani masih aktif bermain dan saat ini mencoba peruntungan di klub Liga 2, Persiba Balikpapan.
Titus Bonai

Titus Bonai memiliki catatan panjang perihal tindakan indisipliner di Timnas Indonesia. Kejadian itu berlangsung pada Maret 2011 ketika Titus Bonai kabur dari pemusatan latihan untuk Pra Olimpiade 2012.
Pelatih Alfred Riedl mencoret Titus Bonai karena tidak tahan dengan prilakunya. Titus Bonai diketahui kerap keluar hotel tanpa izin dan mabuk-mabukan.
Adapun kasus kedua terjadi menjelang Piala AFF 2012. Titus Bonai gagal memperkuat Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Vietnam karena lupa membawa paspor.
Zaenal Arif
Zaenal Arif pernah melakukan tindakan indisipliner pada 2007. Zaenal Arif dicoret dari skuad Timnas Indonesia sehari jelang pertandingan terakhir penyisihan Grup D Piala AFC 2007 melawan Korea Selatan.
Pencoretan itu dilakukan pelatih Ivan Kolev karena Zaenal Arif kedapatan keluyuran ke diskotik. Ketika itu, Zaenal Arif sempat berkilah tak berkunjung ke diskotik melainkan pulang mengunjungi orang tuanya di Tangerang.
Akibatnya, Zaenal Arif mendapatkan sanksi skorsing dari PSSI selama enam bulan plus denda Rp50 juta. Namun, sang pemain akhirnya bebas dari sanksi setelah mengakui perbuatannya dan berjanji tak mengulanginya.
Diego Michiels

Diego Michiels punya catatan panjang mengenai tindakan indisipliner. Bahkan, Diego Michiels juga tercatat beberapa kali berususan dengan Kepolisian.
Diego Michiels pernah kabur dari pemusatan latihan Timnas Indonesia pada 2012. Tak diketahui alasan Diego Michiels yang memilih meninggalkan pemusatan latihan.
Diego Michiels juga kembali berulah karena melanggar jam malam yang ditetapkan oleh pelatih Nilmaizar. Ketika itu, Diego Michiels harus membayar sejumlah uang denda yang sudah ditetapkan.
Hal inilah yang diyakini menjadi alasan menurunkan karier Diego Michiels di Timnas Indonesia. Sampai saat ini, Diego Michiels belum lagi memperkuat Timnas Merah Putih.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Zulfirdaus Harahap/Editor: Hendry Wibowo, 18 Mei 2021)
Baca Ini Juga:
- Pesan Aji Santoso kepada Pemain Persebaya yang Diboyong ke UEA
- Rombongan Timnas Indonesia Sudah Tiba di Dubai
- Sorotan untuk Keberanian Shin Tae-yong Bangun Generasi Baru di Timnas Indonesia
- Shin Tae-yong Bingung Indonesia Terpuruk pada Urutan ke-173 Ranking FIFA
- PSSI Tak Pasang Target Muluk-muluk untuk Timnas Indonesia Saat Bersua Afghanistan dan Oman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19









