Soal Mafia Bola, Presiden Jokowi: Habisi!
Dimas Ardi Prasetya | 20 Februari 2019 22:54
Bola.net - - Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi memberikan pesan tegas bahwa mafia bola yang ada di Republik Indonesia harus dibasmi dengan tuntas.
Pesan itu disampaikan oleh Anggota Dewan Pembina PSSI, Maruarar Sirait, saat hadir dalam acara Mata Najwa, Rabu (20/02). Acara itu sendiri bertajuk 'Darurat Sepak Bola'.
Sepakbola di tanah air sudah lama dijangkiti virus mafia bola. Mafia-mafia tersebut mampu mengatur hasil-hasil akhir sebuah pertandingan di dalam negeri, dalam berbagai level kompetisi.
Sejauh ini, Satgas Anti Mafia Bola terus bekerja untuk mengusut tuntas kasus dugaan pengaturan skor yang ada di tanah air. Sejauh ini, total ada 15 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Pesan Jokowi
Satgas Anti Mafia Bola mendapatkan suntikan moral dalam melaksanakan tugasnya. Sebab Presiden Jokowi dengan tegas mendukung langkah mereka.
"Tadi jam 4 sore ketemu Presiden, Najwa titip pertanyaan ke saya dan saya tanyakan pertanyaan itu ke Presiden. 'Pak Presiden bagaimana sikap Anda tentang mafia bola. Kata dia cuma satu: 'Habisi'," ucap Maruarar Sirait.
Maruarar Sirait, yang pernah menjadi Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden sejak 2015-2018, juga mengatakan bahwa turnamen pramusim yang dipimpinnya bebas dari pengaturan skor. Sebab pihaknya mengutamakan asas keterbukaan.
"Pada 2015, Presiden ngobrol dengan saya meminta turnamen sepak bola yang mampu membangunkan perekonomian rakyat. Di Piala Presiden, setiap menit ke-75, kami bisa umumkan jumlah penonton dan uang yang masuk. Itu transparansi," terangnya.
Siap Beraksi
Ketua Satgas Anti Mafia Bola yakni Brigjen Hendro Pandowo kemudian menanggapi pernyataan dari Presiden Jokowi tersebut. Ditegaskannya, pihak satgas akan siap beraksi untuk memberantas semua mafia
Akan tetapi semua harus melalui mekanisme yang ada. Artinya, pihaknya tak akan semena-mena menetapkan seseorang menjadi tersangka tanpa ada bukti yang solid.
"Dalam menentukan tersangka, kita butuh penyeledikian. Bila terbukti match fixing, polisi tidak ragu-ragu menghabisinya," tegas Hendro.
Berita Video
Berita video Piala Presiden 2019 akan resmi bergulir pada (2/3/2019) dan ditayangkan secara langsung di Indosiar.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








