Tak Segan pada Iwan Budianto, Komdis PSSI Akan Tindak Tegas Arema FC
Haris Suhud | 17 April 2018 12:01
Bola.net - - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akan melakukan tindakan tegas pada Arema FC jika terbukti melakukan kesalahan dalam kerusuhan yang terjadi pada hari Minggu (15/4) di Stadion Kanjuruhan saat menjamu Persib Bandung. Keputusan Komdis PSSI nantinya tak akan terpengaruh dengan keberadaan Iwan Budianto.
Seperti yang diketahui bahwa Iwan Budianto adalah CEO Arema FC. Iwan yang juga berstatus sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI. Meski demikian, Anggota Komdis, Dwi Irianto, mengatakan bahwa pihaknya tetap berada di jalur yang netral dalam mengeluarkan sanksi untuk tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Orang bicara Arema FC pasti identik dengan Iwan Budianto. Kami tidak mau, secara pribadi, ada sangkut pautnya. Jangan seperti itu. Putusan murni sesuai dengan kode disiplin, ujar Dwi, Senin (16/4/2018).
Imbas dari kericuhan penonton pada partai Arema FC melawan Persib, Komdis bakal membawa kasus ini ke ranah sidang. Adapun, hukuman untuk pihak yang bersalah bakal dirilis pada Jumat pekan ini.
Mudah-mudahan objektif, kami tidak pandang bulu, siapapun yang ada di situ. Ini harapan kita. Kalau kami keliru, dan mungkin kami dipecat karena hukumannya tidak memuaskan federasi, kami silakan, yang baca kan teman-teman wartawan. Kami tidak ada tendensi apa-apa. Kami tidak punya kepentingan apa-apa, katanya menambahkan.
Arema FC terancam mendapat hukuman berlipat dari Komdis PSSI. Serbuan penonton ke dalam lapangan saat melawan Persib pada Minggu (15/4/2018) di Stadion Kanjuruhan menjadi pemicunya.
Suporter Arema FC, Aremania, merangsek masuk ke lapangan di menit-menit akhir pertandingan. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan pelemparan dan menyalakan suar.
Banyaknya pelanggaran yang ditemukan dalam pertandingan itu menimbulkan pertanyaan. Apakah Komdis bakal menjatuhkan sanksi yang berat untuk Arema FC?
Saya sebagai Komdis tidak mau mengandai-andai. Ini hukuman sanksi. Saya berharap, ada laporan dari Perangkat Pertandingan, pihak yang terkait termasuk yang dirugikan. Dimasukkan ke operator dan federasi, agenda masuk ke Komdis, imbuh Dwi.
Saat ini, Komdis tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk dibawa ke ranah sidang. Menurut Dwi, pihaknya akan tegas dan tidak pandang bulu dalam mengeluarkan keputusan.
Kita lihat. Faktanya apakah cukup. Kalau faktanya cukup, bukti juga, kenapa kita tidak sidang? Kode disiplin, semua bisa tahu sekarang. Ada di website PSSI. Umpama kami keliru, teman-teman bisa mengingatkan. Kami tidak ingin pakai kacamata kuda. Apalagi sekarang, ini ujian bagi Komdis, tuturnya.
Adapun pertandingan antara Arema vs Persib berakhir imbang 2-2. PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengeluarkan keputusan bahwa pertandingan antara kedua kubu sudah dinyatakan selesai meskipun sebenarnya masih ada sedikit waktu tersisa dalam laga itu.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 14:47
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
LATEST UPDATE
-
Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
Liga Inggris 24 Juli 2026, 06:07
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










