Tapak Tilas Karir Maman Abdurrahman dan Petuah Alessandro Del Piero
Asad Arifin | 29 Juni 2020 12:52Bola.net - Maman Abdurrahman merupakan bek papan atas di sepak bola Indonesia. Akan tetapi, dia pernah berada periode sulit ketika banyak klub enggan memakai jasanya. Beruntung dia berpegang teguh pada petuah dari Alessandro Del Piero.
Pada usia 38 tahun, Maman Abdurrahman masih bermain di Shopee Liga 1 dan membawa Persija Jakarta juara liga 2018. Saat itu, Maman menjadi pilihan andalan di lini belakang Macan Kemaroyan.
Ia pun pernah memperkuat Timnas Indonesia pada berbagai ajang seperti Piala AFF, Piala Asia, kualifikasi Piala Dunia dan Olimpiade. Secara personal, Maman tercatat meraih penghargaan pemain terbaik Liga Indonesia musim 2006.
Tentu tak mudah buat seorang pemain bisa bertahan di level atas saat usia jelang kepala empat. Apalagi, Maman pernah mengalami cedera lutut parah pada usia 33 yang membuatnya sempat berpikir gantung sepatu. Via channel YouTube Persija Jakarta, Maman berbagi cerita dengan para pemain muda Persija Jakarta.
Menurut Maman, ia mulai mengenal sepak bola saat masih duduk di bangku SMP. Tak lama setelah itu, ia bermain di Piala Soeratin U-17.
Pada usia 19, Maman sudah berstatus pemain magang di Persijatim Solo pada 2001. Saat mengawali karier profesionalnya itu, Maman mengaku terinspirasi dengan penampilan Nur'alim, stoper timnas yang membawa Mastrans Bandung Raya dan Persija Jakarta juara Liga Indonesia.
"Bagi saya, Nur'alim adalah bek ideal. Selain postur tinggi, piawai membawa arah bola, ia juga juga adalah pemimpin di lapangan," ungkap Maman.
Tiga musim di Persijatim, Maman direkrut manajemen PSIS Semarang (2005-2008). Selepas dari PSIS, sosok Maman kian mencuat bersama Persib Bandung. Meski tak pernah membawa Persib meraih trofi juara Liga Indonesia, pamor Maman tak luntur.
Dari Persib, Maman melanjutkan kariernya di Sriwijaya FC. Di klub asal Palembang inilah Maman mengalami periode sulit dalam kariernya. Dimana ia mendapat cedera lutut yang membuatnya harus istirahat dan melupakan sepakbola untuk sementara.
"Sebenarnya, ada niat untuk pensiun saat itu. Tapi, dukungan keluarga membuat saya kuat menghadapi masalah. Saya terus berjuang dan fokus memulihkan cedera," kenang Maman.
Pada periode itu juga, Maman mengaku terinspirasi oleh kutipan pernyataan Alessandro de Piero, bintang Juventus dan Timnas Italia di sebuah media.
"Saya ingat betul pernyataan Del Piero itu. Dia bilang, pemain besar adalah mereka yang bisa keluar dari masa sulit," ungkap Maman.
Ditolak Sejumlah Klub

Setelah pulih dari cedera, tak berarti Maman otomatis kembali bisa bermain.
Dilepas Sriwijaya pada 2004, Maman kesulitan mendapatkan klub gegara cedera dan usia yang sudah tak lagi muda. Jangankan masuk tim, untuk sekadar ikut seleksi pun sulit. Statusnya sebagai eks pemain Timnas Indonesia seperti tak berbekas.
"Alasan mereka seragam. Cedera saya dianggap kambuhan. Percuma saya dikontrak kalau tak bisa main karena cedera lagi," papar Maman.
Beruntung, masih ada yang percaya pada kemampuannya. Bambang Nurdiansyah yang saat itu menangani Persita Tangerang mengajaknya bergabung.
"Saya tetap menjalani seleksi dan tes medis. Alhamdullilah, semuanya lancar. Setelah membela Persita, coach Bambang mengajak saya ke Persija."
Hidup Kembali di Persija

Bermain di Macan Kemayoran membuat Maman seperti hidup kembali. Bersama Persija, Maman akhirnya meraih trofi juara Liga 1 pada 2018.
"Satu impian yang belum terwujud sekaligus kegagalan tersebar saya adalah tak pernah membawa timnas juara. Semoga generasi penerus saya di timnas meraih prestasi lebih baik," harap Maman.
Itulah mengapa Maman berpesan kepada pemain muda agar fokus dan berlatih keras mewujudkan impian.
"Jangan cepat putus asa saat gagal. Saya juga menyarankan agar lebih bijak menggunakan media sosial atau kalau perlu tidak usah," tegas Maman.
Ia pun memberi tips kepada pemain muda agar bertahan di level atas.
"Sebenarnya tidak yang spesial. Hanya jaga kebugaran dengan istirahat cukup, pola makan teratur serta memotivasi diri untuk terus belajar dan berkembang," pungkas Maman.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Abdi Satria/Editor: Wiwig Prayugi, 29 Juni 2020)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
LATEST UPDATE
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Liga Champions Inter vs Arsenal: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:07
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
-
Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:03
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Pekan Ketiga Putaran I di Bandung, 22-25 Januari 2026
Voli 20 Januari 2026, 14:35
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






