Tapak Tilas Pemain Afrika di Persebaya: Banyak yang Gagal, Bagaimana dengan Alie Sesay?
Asad Arifin | 6 Agustus 2021 15:32
Bola.net - Persebaya Surabaya punya rekam jejak yang tidak bersahabat dengan pemain asing asal Afrika. Banyak pemain Afrika yang gagal di Kota Pahlawan. Mungkinkah catatan itu berlanjut pada Alie Sesay?
Sejak pertama kali pemain asing diperbolehkan bermain di Indonesia pada 1995, beberapa legiun asing memang mempunyai tempat di hati Bonek, loyalis Persebaya.
Namun dari puluhan pemain yang datang, sangat sulit menyebut pemain asal Afrika yang benar-benar sukses di Surabaya.
Gerbong kedatangan pemain asal Benua Hitam ini pertama kali terjadi pada Liga Indonesia 1998-1999. Tak tanggung-tanggung, tiga pemain asal Benua Hitam direkrut Bajul Ijo, yakni Joseph Lewano (Kamerun), Ali Shaha (Burkina Faso), dan Musa Kallon (Sierra-Leone).
Musa Kallon bisa dibilang pemain Afrika paling sukses yang pernah membela Persebaya. Berkat ketajamannya di depan gawang lawan, Persebaya diantar ke final Divisi Utama. Sayang di partai puncak mereka harus takluk dari PSIS Semarang.
Setelah era ketiga pemain itu sejumlah nama direkrut Persebaya Surabaya. Namun, Brice Fomegne (Kamerun), Anthony Jommah Ballah (Liberia), Auguntine Kettor (Liberia), Batang Baissom (Kamerun), Frank Bamidele Bob Imanuel (Nigeria), dan Raymond N’Sangue (Kamerun), gagal memenuhi ekspektasi.
Era ISL Hingga Liga 1
Setelah kompetisi bertransformasi menjadi Liga Super Indonesia (ISL), Persebaya kembali membuka keran pemain asing asal Afrika pada musim 2009-2010.
Sayangnya, kedatangan John Takpor (Liberia), Ngon A Djam (Kamerun), dan Roger Batoum (Kamerun) tak mampu menyelematkan mereka dari degradasi.
Tetapi dari ketiganya, hanya John Takpor yang masih diandalkan Persebaya saat berkompetisi di Liga Primer Indonesia 2011. Setelahnya, Persebaya baru kembali membuka diri kepada pemain Afrika pada Liga 1 2019.
Tetapi striker asal Guinea-Bissau, Amido Balde gagal mempertahankan performa apiknya di pramusim dan harus terdepak di putaran kedua. Makan Konate berhasil dihadirkan di awal musim 2020 setelah 'merebutnya' dari klub rival, Arema FC.
Tetapi playmaker asal Mali tersebut hanya sempat memberikan gelar turnamen Piala Gubernur Jatim 2020, sebelum pamit dari Persebaya karena ketidakjelasan kompetisi tahun lalu.
Alie Sesay Dibayangi Kegagalan
Beban berat pun kini berada di pundak Alie Sesay yang baru saja direkrut Persebaya untuk musim ini. Pemain asal Inggris yang memiliki kewarganegaraan Sierra Leone ini merupakan pemain Afrika ke-15 yang bakal memperkuat Green Force, julukan Persebaya.
Sebagai seorang pemain belakang, Alie diharapkan mampu menghadirkan rasa nyaman bagi pertahanan Persebaya. Apalagi pilar pertahanan lainnya yakni Rizky Ridho, Arif Satria dan Rachmat Irianto kerap dipanggil Timnas Indonesia.
Keberadaannya bakal sangat krusial bagi Persebaya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2021/22. Dengan postur yang tinggi besar, jebolan Leicester City ini tak hanya sanggup berduel untuk mempertahankan areanya tapi juga membantu serangan Persebaya dalam situasi bola mati.
Disadur dari Bola.com (Wahyu Pratama/Wiwig Prayugi, 5 Agustus 2021)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Koko Araya Absen Cukup Lama, Persebaya Ogah Tambah Pemain Lagi
- Asep Berlian Tambah Intensitas Latihan Sambut Bergulirnya Liga 1 2021
- Terungkap, BRI Jadi Titel Sponsor Liga 1 yang Baru
- Iwan Setiawan Akui Kepergian Brian Ferreira Ganggu Persiapan Persela
- PT LIB Sebut Prokes di Liga 1 Bakal Lebih Ketat dari Piala Menpora
- Brian Ferreira Pamit, Begini Komentar Pelatih Persela
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
















