Tergerus Karena Regulasi, Inilah Bintang Asal Afrika di Shopee Liga 1 2020
Afdholud Dzikry | 18 Mei 2020 13:22
Bola.net - Shopee Liga 1 2020 menjadi salah satu bukti sahih bahwa keberadaan pemain asal Afrika semakin menurun. Salah satu penyebabnya adalah karena regulasi dari operator liga, PT Liga Indonesia Baru.
Mulai 2018, PT LIB memang membatasi klub Indonesia mendatangkan pemain yang berasal dari Afrika. Selain hanya boleh dari negara-negara tertentu, para pemain Afrika yang datang pun harus berasal dari kasta tertinggi kompetisi masing-masing.
Selain itu, tradisi para klub juga mulai berbelok. Kegemaran mengoleksi pemain asing Afrika yang dikenal tinggi, kuat, dan lincah perlahan tergantikan dengan pemain dari Eropa. Klub menilai, pemain Eropa punya kelebihan yakni pemahaman taktik dan disiplin.
Di Shopee Liga 1, tercatat hanya empat klub yang masih memercayai pemain asal Afrika. Bhayangkara FC menjadi tim terbanyak dengan dua pemain, Ezechiel N'Douassel asal Chad dan Herve Guy dari Pantai Gading.
Madura United punya Emmanuel Oti, winger berdarah Ghana dan terakhir Zah Rahan Krangar, playmaker berpaspor Liberia yang kini berkostum PSS Sleman.
Zah Rahan adalah sedikit contoh dari pemain asing yang awet berkarier di Liga Indonesia. Pemain berusia 35 tahun ini telah berkompetisi di Tanah Air sejak 16 tahun lalu saat membela Persekaba Badung.
Makan Konate dan Ezechiel N'Douassel Menjaga Marwah Afrika

Dari lima pemain di atas, Konate dan Eze, panggilan N'Douassel, berperan menjaga marwah Afrika di Shopee Liga 1. Keduanya adalah pemain paling populer di antara kompatriotnya sesama dari benua hitam.
"Saya ingin memberikan kenangan. Semoga ada rezeki dan bisa memberikan trofi untuk Persebaya tahun ini. Tim ini sangat bagus dan legendaris di Indonesia. Saya punya semangat di tim ini," kata Konate setelah hijrah dari Arema FC ke Persebaya, medio Februari 2020.
Menurut catatan Soccerway, Konate telah mencatatkan 126 penampilan di Liga Indonesia sejak 2013 dan mengumpulkan 54 gol. Bersama Persebaya Surabaya di Shopee Liga 1, pemain yang mengawali kariernya di Tanah Air bersama PSPS Pekanbaru pada 2013 ini masih nihil gol dari dua laga.
Masih dari referensi yang sama, Eze membukukan 37 gol dari 64 pertandingan di Liga 1 sejak 2017. Setelah melewati tiga musim bersama Persib Bandung, pemain berusia 31 tahun itu hijrah ke Bhayangkara FC di tahun ini.
Eze, yang digadang-gadang sebagai kandidat terkuat perebut sepatu emas Shopee Liga 1, baru menyumbangkan satu gol dari tiga partai bersama Bhayangkara FC.
Wajah Lama dan Pendatang Baru
Kiprah Zah Rahan di Liga Indonesia sempat terancam tamat saat Madura United memutus kontraknya sebelum kompetisi dimulai. PSS Sleman datang untuk menyelamatkan kariernya. Padahal, sebagai pemain asing, usia Zah Rahan terhitung uzur, 35 tahun.
"Saya sudah jadi pemain PSS Sleman untuk satu musim. Saya suka tim ini, dan tentu harus mau bekerja keras. Saya mengikuti kiprah PSS di musim lalu," ujar Zah Rahan, 6 Maret 2020.
Zah Rahan harus berjuang mengembalikkan kondisi terbaiknya sebelum cedera. Pada tahun lalu, hampir semusim penuh ia absen karena cedera. Bersama PSS di Shopee Liga 1, gelandang yang namanya bersinar kala membela Persekabpas Pasuruan ini masih tanpa gol dan assist dari dua penampilan.
Pemain Afrika ketiga dan terakhir yang bermain di Shopee Liga 1 adalah Emmanuel Oti dan Herve Guy. Nama pertama didatangkan Madura United dari klub Liga Denmark, Esbjerg fB. Pesepak bola asal Ghana ini berposisi sebagai winger. Di musim ini, pemain berusia 23 tahun itu membukukan tiga penampilan dan menghasilkan dua assists.
Sementara Herve Guy, melejit sebagai pemain kunci Bhayangkara FC di lini tengah. Berperan sebagai gelandang bertahan, pemain yang diboyong dari tim Liga Arab Saudi, Al Qadisiyah ini selalu tampil dalam tiga pertandingan awal.
Tonton Video Menarik Ini
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi)
Published: 18/5/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





