Terus Raih Hasil Buruk, Pelatih Persitara Terancam Dipecat
Editor Bolanet | 28 Februari 2012 03:32
- Pelatih Persitara Jakarta Utara, Dodi Sahetapy, sedang menghadapi ujian berat. Itu karena, Dodi terancam terdepak dari jabatannya jika tidak mampu memperbaiki posisi di klasemen sementara Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Karena itu, guna menghindari pemecatan, Dodi menargetkan kemenangan dalam dua laga kandang Laskar Si Pitung, yakni menghadapi PSBL Langsa dan PSSB Bireun (2 dan 10 Maret) mendatang. Torehan poin penuh memang menjadi harga yang tidak dapat ditawar lagi guna menyelamatkan posisinya.
Ya, dua laga kandang nanti menjadi taruhan buat pelatih kepala. Kami berharap dapat memenangkan dua laga kandang tersebut. Kalau tidak, terpaksa kami harus mengambil keputusan yang dipastikan tidak menyenangkan buat pelatih kepala, ujar General Manajer (GM) Persitara, kepada .
Sutrisno mengakui, semakin terpuruknya posisi Persitara di klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS, memang menjadi alasan utama bagi manajemen memberikan peringatan keras pada Dodi Sahetapy.
Sebelum semakin terpuruk, kami harus segera bangkit. Dua laga kandang nanti, momentum yang tepat untuk membangkitkan tim ini, tandasnya.
Kini, Laskar Si Pitung berada di peringkat 6 dari 9 kontestan yang berlaga di Grup I. Dari enam laga yang dilakoni, tim besutan Dodi Sahetapy hanya mampu mengemas 5 poin dari hasil sekali menang dan dua kali seri. Sisanya, harus dilewati Persitara dengan kekalahan.
Di tiga laga terakhir, Laskar si Pitung gagal memetik kemenangan. Rinciannya, bermain tanpa gol menghadapi PS Bengkulu di kandang sendiri serta dipaksa menelan kekalahan di kandang Pro Duta dan PSLS Lhokseumawe. Hasil itu yang membuat posisi Laskar si Pitung terus terperosok ke dasar klasemen.
Paling mengecewakan buat manajemen dari hasil tiga laga tersebut, yakni kekalahan dari PSLS. Betapa tidak, Tantan dan kawan-kawan yang dinilai mampu meraih poin penuh, justru dipermalukan dengan skor telak 2-5.
Kekalahan tersebut benar-benar memalukan, jelas Sutrisno.
Meski banyak faktor dari kekalahan telak yang dialami Tantan dan kawan-kawan di kandang PSLS lalu, tetap tak membuat manajemen memberikan toleransi.
Tim pelatih memberikan laporan kepada kami karena faktor wasit. Masalah itu akan kami laporkan ke PT LPIS. Tapi untuk dua laga kandang nanti, kami hanya menginginkan kemenangan, pungkasnya. (esa/end)
Karena itu, guna menghindari pemecatan, Dodi menargetkan kemenangan dalam dua laga kandang Laskar Si Pitung, yakni menghadapi PSBL Langsa dan PSSB Bireun (2 dan 10 Maret) mendatang. Torehan poin penuh memang menjadi harga yang tidak dapat ditawar lagi guna menyelamatkan posisinya.
Ya, dua laga kandang nanti menjadi taruhan buat pelatih kepala. Kami berharap dapat memenangkan dua laga kandang tersebut. Kalau tidak, terpaksa kami harus mengambil keputusan yang dipastikan tidak menyenangkan buat pelatih kepala, ujar General Manajer (GM) Persitara, kepada .
Sutrisno mengakui, semakin terpuruknya posisi Persitara di klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS, memang menjadi alasan utama bagi manajemen memberikan peringatan keras pada Dodi Sahetapy.
Sebelum semakin terpuruk, kami harus segera bangkit. Dua laga kandang nanti, momentum yang tepat untuk membangkitkan tim ini, tandasnya.
Kini, Laskar Si Pitung berada di peringkat 6 dari 9 kontestan yang berlaga di Grup I. Dari enam laga yang dilakoni, tim besutan Dodi Sahetapy hanya mampu mengemas 5 poin dari hasil sekali menang dan dua kali seri. Sisanya, harus dilewati Persitara dengan kekalahan.
Di tiga laga terakhir, Laskar si Pitung gagal memetik kemenangan. Rinciannya, bermain tanpa gol menghadapi PS Bengkulu di kandang sendiri serta dipaksa menelan kekalahan di kandang Pro Duta dan PSLS Lhokseumawe. Hasil itu yang membuat posisi Laskar si Pitung terus terperosok ke dasar klasemen.
Paling mengecewakan buat manajemen dari hasil tiga laga tersebut, yakni kekalahan dari PSLS. Betapa tidak, Tantan dan kawan-kawan yang dinilai mampu meraih poin penuh, justru dipermalukan dengan skor telak 2-5.
Kekalahan tersebut benar-benar memalukan, jelas Sutrisno.
Meski banyak faktor dari kekalahan telak yang dialami Tantan dan kawan-kawan di kandang PSLS lalu, tetap tak membuat manajemen memberikan toleransi.
Tim pelatih memberikan laporan kepada kami karena faktor wasit. Masalah itu akan kami laporkan ke PT LPIS. Tapi untuk dua laga kandang nanti, kami hanya menginginkan kemenangan, pungkasnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Bertekad Bawa Timnas Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 23 September 2026, 15:20
-
MU Bidik Kebangkitan di 'Bulan Neraka' Oktober 2026
Liga Inggris 23 September 2026, 15:01
-
Klasemen Premier League Tanpa VAR: Man City Terjun ke Posisi 3
Liga Inggris 23 September 2026, 14:18
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026, Tayang di Vidio
Voli 23 September 2026, 14:11
-
Gaya Hidup Sporty dan Rapi: Kunci Tampil Well Groomed Man
Lain Lain 23 September 2026, 14:07
-
Lewis Hall Ungkap Alasan Tolak Man Utd: Pilihan yang Mudah
Liga Inggris 23 September 2026, 13:13
-
6 Pemain Paling Mengecewakan di Premier League 2026-27 Sejauh Ini
Liga Inggris 23 September 2026, 12:08
-
Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?
Liga Inggris 23 September 2026, 11:02
-
Perubahan Formasi AC Milan ke 4-2-3-1 dengan Goncalo Ramos sebagai Kunci
Liga Italia 23 September 2026, 10:09
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
-
Raphinha dan Risiko Perjalanan 35.000 Km Bersama Timnas Brasil
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:33
-
Menengok Kiprah 5 Pemain Pinjaman dari Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:17
-
Karim Adeyemi, Barcelona Membelinya di Harga yang Tepat
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

