Tri Goestoro Mundur Dari Jabatan Sekjen PSSI
Editor Bolanet | 3 September 2012 21:15
- Kabar mengenai mundurnya Tri Goetoro dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI ternyata benar. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengaku bahwa PSSI telah menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan, Senin (03/9) pukul 12.15 WIB.
Menurut Djohar, Tri mundur dengan alasan ingin fokus mengurus bisnis keluarga. Dilanjutkan Djohar, Tri Goestoro kerap mengeluhkan jika kesibukannya di PSSI menyita perhatian sehingga bisnis yang sudah dikelola turun-temurun menjadi terbengkalai.
Pak Tri Goetoro mundur dengan penuh kesadaran, sehingga tidak perlu dilarang. Kami hanya bisa mendukung, apa yang dikerjakannya di luar PSSI bisa sukses dan berhasil, terang Djojar.
Dikatakannya lagi, pihaknya segera menggelar rapat komite eksekutif (Exco) untuk membahas pengunduran diri dan mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Tri Goestoro. Menurutnya, sosok Sekjen harus berjiwa loyal dan mengerti administrasi sepak bola.
Selain itu, memiliki pergaulan luas khususnya di internasional dan memiliki waktu yang sepenuhnya siap dicurahkan untuk mengurus sepakbola. Dengan begitu, ada pembaharuan di sepakbola Indonesia, ujarnya.
Sementara itu, terdapat 10 nama yang disebut-sebut akan berebut posisi Sekjen. Lima dari unsur PSSI, sedangkan sisanya dari luar. Nama-nama dari luar PSSI tersebut di antaranya, Gilang Mahesa, Budiarto Shambazy, , Halim Madfudz, dan Muhammad Kusnaeni. Sedangkan dari PSSI, Rudolf Yesayas, Hadiyandra, Saleh Ismail Mukadar, Catur Agus Saptono, dan Agus Yasmin.
Nama-nama tersebut masih digodok. Sebab, kita masih harus menunggu rapat Exco, terang Djohar.
Sementara itu, Tri Goestoro mengaku masih menyelesaikan sisa pekerjaannya di PSSI. Selama belum ada rapat Exco, Tri menegaskan akan tetap berkantor di PSSI.
Pengangkatan Sekjen, memang harus melalui rapat Exco, dihadiri Sekjen dan disetujui Ketua Umum. Karena itu, selama belum ada hal tersebut, saya masih sah menjadi Sekjen PSSI, terang Tri Goestoro. (esa/dzi)
Menurut Djohar, Tri mundur dengan alasan ingin fokus mengurus bisnis keluarga. Dilanjutkan Djohar, Tri Goestoro kerap mengeluhkan jika kesibukannya di PSSI menyita perhatian sehingga bisnis yang sudah dikelola turun-temurun menjadi terbengkalai.
Pak Tri Goetoro mundur dengan penuh kesadaran, sehingga tidak perlu dilarang. Kami hanya bisa mendukung, apa yang dikerjakannya di luar PSSI bisa sukses dan berhasil, terang Djojar.
Dikatakannya lagi, pihaknya segera menggelar rapat komite eksekutif (Exco) untuk membahas pengunduran diri dan mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Tri Goestoro. Menurutnya, sosok Sekjen harus berjiwa loyal dan mengerti administrasi sepak bola.
Selain itu, memiliki pergaulan luas khususnya di internasional dan memiliki waktu yang sepenuhnya siap dicurahkan untuk mengurus sepakbola. Dengan begitu, ada pembaharuan di sepakbola Indonesia, ujarnya.
Sementara itu, terdapat 10 nama yang disebut-sebut akan berebut posisi Sekjen. Lima dari unsur PSSI, sedangkan sisanya dari luar. Nama-nama dari luar PSSI tersebut di antaranya, Gilang Mahesa, Budiarto Shambazy, , Halim Madfudz, dan Muhammad Kusnaeni. Sedangkan dari PSSI, Rudolf Yesayas, Hadiyandra, Saleh Ismail Mukadar, Catur Agus Saptono, dan Agus Yasmin.
Nama-nama tersebut masih digodok. Sebab, kita masih harus menunggu rapat Exco, terang Djohar.
Sementara itu, Tri Goestoro mengaku masih menyelesaikan sisa pekerjaannya di PSSI. Selama belum ada rapat Exco, Tri menegaskan akan tetap berkantor di PSSI.
Pengangkatan Sekjen, memang harus melalui rapat Exco, dihadiri Sekjen dan disetujui Ketua Umum. Karena itu, selama belum ada hal tersebut, saya masih sah menjadi Sekjen PSSI, terang Tri Goestoro. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selain Disanksi, Djohar Diberhentikan PSSI Dengan Tidak Hormat
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 18:40
-
Djohar Arifin Dilarang Beraktivitas di Sepakbola Seumur Hidup
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 18:19
-
Bantah Tinggalkan Utang, Djohar Klaim Malah Bikin PSSI Untung
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 16:06
-
La Nyalla: Djohar Tinggalkan PSSI dengan Utang 19 Miliar
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:42
-
Skandal Keuangan di PSSI, Djohar Lepas Tangan
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:29
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

