Viking Mengutuk Dugaan Kekerasan kepada Bobotoh Usai Lawan Port FC
Serafin Unus Pasi | 21 September 2024 11:34
Bola.net - Kelompok suporter Persib Bandung, Viking Persib Club alias Viking menunjukkan sikapnya usai seorang Bobotoh diduga menjadi korban tindakan kekerasan setelah melawan Port FC.
Beredar video di media sosial seorang Bobotoh digelandang petugas keamanan karena berteriak tidak puas dengan hasil yang didapat Persib buntut kalah 0-1 dari Port FC di AFC Champions League (ACL) 2 2024/25 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pada Kamis (19/9).
"Pernyataan sikap! Viking Persib Club telah mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, termasuk dari pihak korban, terkait insiden yang terjadi di Stadion Si Jalak Harupat setelah pertandingan antara Persib versus Port FC," ujar Viking.
"Kami menemukan indikasi bahwa memang terjadi intimidasi dan/atau kekerasan terhadap salah seorang bobotoh. Kritik dan otokritik harus dianggap sebagai dinamika yang normal dalam hubungan antara klub, pemain, dan suporter," kata Viking.
Pelaku Diduga Pemain dan Ofisial Persib
Seorang Bobotoh itu diduga menerima perlakuan tidak mengenakan dari pemain dan ofisial Persib. Sampai saat ini, Maung Bandung belum mengeluarkan pernyataan terkait kejadian itu.
"Apalagi dalam konteks Persib, dinamika seperti itulah yang selama ini telah menjadi tradisi yang menjaga nyala api iklim sepakbola di Bandung dan Jawa Barat terus hidup dan bergerak," tutur Viking.
"Selama tidak ada pelanggaran hukum dalam dinamika tersebut (baik dalam ruang lingkup sepakbola apalagi dalam konteks hukum positif), cara-cara yang intimidatif apalagi melakukan kekerasan harus dihindari. Atas kejadian tersebut, kami menyatakan sikap," bebernya.
Viking menelurkan empat butir sikap atas peristiwa itu. Salah satunya mendesak PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk melakukan investigasi dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.
4 Poin Sikap Viking
1. VIKING PERSIB CLUB BERDIRI BERSAMA KORBAN DAN MENDUKUNG SERTA SIAP MENGAWAL PENYELESAIAN YANG ADIL TERHADAP KORBAN.
2. MENGUTUK INTIMIDASI DAN/ATAU KEKERASAN YANG TERJADI.
3. MENUNTUT PT PBB MELAKUKAN INVESTIGASI INTERNAL SECARA TRANSPARAN DAN TIDAK ADA YANG DITUTUP-TUTUPI ATAS INSIDEN YANG TERJADI.
4. MENUNTUT PT PERSIB BANDUNG BERMARTABAT MENINDAK TEGAS PIHAK-PIHAK YANG DIDUGA TERLIBAT DALAM KEJADIAN TERSEBUT.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persib 15 Maret 2026
Bola Indonesia 14 Maret 2026, 20:12
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Bodo/Glimt: Francisco Trincao
Liga Champions 18 Maret 2026, 04:47
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 01:03
-
Juventus Kembali Incar Mason Greenwood, Persaingan Tonali Makin Ketat
Liga Italia 18 Maret 2026, 00:55
-
Robert Lewandowski Siap Pangkas Gaji Demi Bertahan di Barcelona
Liga Spanyol 17 Maret 2026, 23:25
-
Tempat Menonton Chelsea vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06















