Wildansyah tentang Transformasinya dari Bek Sayap Menjadi Bek Tengah
Gia Yuda Pradana | 8 Juli 2022 13:42
Bola.net - Perubahan posisi adalah hal yang cukup lumrah, termasuk di sepak bola Indonesia. Salah satu yang belakangan ini dijumpai adalah transformasi seorang bek sayap menjadi bek tengah.
Fenomena ini melibatkan beberapa nama. Salah satunya adalah Wildansyah.
Wildansyah mengawali karier di posisi bek kanan. Ia pun mulai dikenal sebagai bek kanan tangguh saat memperkuat Persib Bandung.
Namun, sejak musim 2020, Wildan lebih sering bermain sebagai bek tengah di Borneo FC. Posisi itu paten ia miliki di Borneo sampai sekarang. Dia bahkan sudah menjadi bek tengah andalan klub tersebut.
Tidak Ada Masalah, Hanya Harus Beradaptasi

Wildansyah sendiri tampak menikmati peran barunya itu. Ia merasa prinsip sebagai pemain bertahan kurang lebih sama. Jadi, ia tidak melihat terlalu banyak perbedaan ketika berperan sebagai bek kanan atau bek tengah.
"Kita kan pemain belakang, dan itu nggak ada masalah bagi saya," ujarnya.
Wildansyah juga setuju dengan anggapan bahwa pesepak bola harus pintar beradaptasi jika ingin bertahan lama di level tertinggi. Sebagai pemain, ia merasa harus siap dimainkan di posisi apa saja sesuai dengan kebutuhan strategi pelatih.
"Nggak ada masalah. Sepak bola sama aja. Di mana pun bermain, tugasnya sama," tandasnya.
Contoh Lainnya Adalah Marckho Meraudje

Marckho Meraudje beberapa kali berperan sebagai bek tengah saat memperkuat Madura United. Namun, peran itu tampaknya semakin paten di PSS Sleman pada musim ini.
Dia bahkan bisa dikatakan sebagai bek tengah utama PSS saat ini. Di tengah penampilan biasa saja dari Mario Maslac dan dua bek tengah senior PSS lain yang mulai uzur, dia mulai mencuat.
Menariknya, Marckho memiliki cara bermain yang menarik sebagai bek tengah. Ia begitu agresif untuk maju membantu serangan.
Sering kali ia aktif bertukar peran dengan bek kanan asli PSS, Bagus Nirwanto. Namun, hebatnya, eks pemain Sriwijaya FC ini mampu membaca situasi dengan baik.
Ia paham betul kapan harus melakukan penetrasi untuk maju membantu serangan, juga kapan harus tetap bertahan di areanya.
Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Wiwig Prayugi, 8 Juli 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Abel Camara, Striker Anyar Arema Pengidola Zlatan Ibrahimovic dan Didier Drogba
- Highlights Piala Presiden 2022: PSS Sleman 0-2 Borneo FC
- Hasil Piala Presiden 2022: Bungkam PSS Sleman, Borneo FC Selangkah Lebih Dekat ke Final
- Jadwal Leg Kedua Semifinal Piala Presiden 2022
- PSIS Semarang 0-2 Arema FC, Sergio Alexandre: Pekerjaan Belum Selesai
- Arema Jegal PSIS di Piala Presiden 2022, Netizen: Almeida Rasa Mourinho, Rapopo Pramusim, Kipernya A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














