7 Masalah yang Harus Dibenahi Erik Ten Hag di Manchester United
Aga Deta | 23 April 2022 17:00
Bola.net - Manchester United (MU) akhirnya menunjuk Erik Ten Hag sebagai manajer yang baru. Pengumuman penunjukan Ten Hag diumumkan pada Kamis (21/4/2022).
Manchester United harus mencari pelatih baru karena masa interim Ralf Rangnick akan segera berakhir. Setelah itu, Rangnick bakal memainkan peran baru di dalam klub yakni sebagai konsultan.
Man United mereka lebih jatuh cinta kepada Erik ten Hag. The Red Devils mengumumkan pria berumur 52 tahun tersebut sebagai nahkoda baru dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Beban berat bakal menanti Erik ten Hag di Manchester United. Klub berjuluk the Red Devils tersebut sudah lelah dengan apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun.
Di sisi lain, Erik ten Hag wajib mengembalikan kondisi dan suasana di Man United yang sempat dalam kekacauan. Diketahui MU mengalami performa yang angin-anginan sepanjang musim ini.
Mereka sering kalah telak dari klub-klub rivalnya. Bahkan saat ini Manchester United sangat terancam gagal tampil di Liga Champions musim depan, karena terlempar dari posisi empat besar.
Beberapa masalah besar harus dihadapi Erik ten Hag saat tugas pertamanya membesut Manchester United nanti. Apa saja sih persoalan di Mu yang harus ia selesaikan? Berikut ulasan menariknya:
Membangun Kembali Identitas MU

Filosofi, arah, dan Identitas adalah kata kunci dalam sepak bola modern. Semua orang ingin memainkan sepak bola bagus yang bermuara pada penguasaan bola, menghibur penggemar, dan memenangkan pertandingan.
Sementara filosofi Manchester United dalam beberapa tahun terakhir telah sepenuhnya disalahartikan Seperti ketika Patrice Evra tidak menyukai gagasan Setan Merah merangkul gegenpressing dan itu bukanlah ciri khas permainan MU.
Bahkan di bawah Sir Alex Ferguson, mereka tidak memiliki gaya bermain yang bisa dikenali dan seringkali, mereka tidak terlalu menghibur.
Tentukan Kiper Utama

Erik ten Hag perlu menentukan sosok penjaga gawang utama di timnya nanti. Diketahui Dean Henderson menjadi pilihan utama saat era Ole Gunnar Solskjaer.
Kemudian David De Gea merebutnya kembali ketika Henderson cedera. Kini United memiliki dua kiper yang keduanya harus menjadi starter. David De Gea menang pengalaman meski Dean Henderson punya potensi besar.
Ten Hag perlu memakukan warnanya ke tiang dan memilih orangnya lebih awal. Ketidakpastian semacam ini tergantung pada banyak peran di samping.
Benahi Kualitas Pertahanan

Lini belakang Man United mendapat sorotan tajam sepanjang musim ini. Terlebih sosok Harry Maguire yang disebut-sebut sebagai sumber masalah di lini belakang.
Maguire dicap sebagai pemain belakang yang gagal untuk MU. Apalagi perannya sebagai kapten tim menuai kritikan tajam bahkan dari para pendukungnya sendiri.
Namun persoalan MU bukan hanya Harry Maguire, namun secara keseluruhan para pemain belakangnya yang wajib ia benahi. Ia perlu membangun pondasi yang lebih kuat untuk memilih siapa saja bek yang layak ia pertahankan.
Formasi yang Konsisten

Manchester United cukup banyak melakukan eksperimen formasi oleh pelatih sebelumnya. Seperti 4-5-1 pada laga terakhir di markas Liverpool, kemudian berubah menjadi 4-3-3, 4-2-3-1, hingga 4-2-2-2.
Erik ten Hag perlu membangun timnya lebih konsisten. Dia cocok dengan formasi 4-3-3, atau bertransformasi menggunakan 4-2-3-1. Namun MU perlu memiliki pemain pendukung untuk skema tersebut di tangan Erik ten Hag.
Tentukan Poros Lini Tengah

Fred dan Scott McTominay menjadi andalan di bawah Ole Gunnar Solksjaer di lini tengah. Nemanja Matic dan Paul Pogba juga demikian. Tapi tak satu pun dari keempatnya meyakinkan penggemar bahkan banyak yang menginginkan mereka pergi.
Lini tengah Man United tidak mampu mengontrol permainan dan berdampak hasil pertandingan hingga tercecer di posisi keenam. Menjadi pekerjaan rumah Erik ten Hag untuk masalah ini.
Erik ten Hag perlu merombak tampilan lini tengah tim barunya agar lebih terstruktur dan dinamis. Pemain baru di sektor gelandang juga sangat dibutuhkannya untuk Man United.
Bangkitkan Kepercayaan Diri Marcus Rashford

MU memiliki pemain potensial yaitu Marcus Rashford. Pemain muda dan masa depan mereka serta Timnas Inggris. Sayangnya ia kini lebih banyak berada di bangku cadangan.
Ten Hag memiliki reputasi untuk mengubah rata-rata pemain Liga Inggris untuk kembali gacor. Sebut saja Sebastien Haller dan Dusan Tadic. Sementara Marcus Rashford seharusnya bisa jauh lebih baik.
Marcus Rashford bisa menjadi proyek untuk lini depan MU di era ten Hag. Apalagi jika Cristiano Ronaldo harus memutuskan untuk hengkang.
Tentukan Pemimpin Tim

Pemain Man United seperti mengalami krisis kepemimpinan di atas lapangan. Bahkan seorang legenda klub, Roy Keane dengan tegas mengakui tidak ada pemimpin sejati di MU untuk saat ini.
Ia menunjuk Jurgen Klopp yang melakukannya dengan timnya dan sekarang memiliki empat kapten. MU diharapkannya bisa banyak belajar dari hal itu.
Jika United tidak memiliki siapa pun yang layak untuk memimpin, mereka perlu menemukan beberapa pemain untuk didatangkan.
Klasemen Premier League
Sumber: FourFourTwo
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aryo Atmaja
Published: 23/4/2022
Baca Juga:
- Manchester United Pilih Erik ten Hag, Begini Reaksi Mauricio Pochettino
- Reaksi Pelatih EPL Soal Erik ten Hag ke Manchester United, dari Guardiola Hingga Gerrard
- Arsenal dan Klub-Klub Liga Inggris yang Jadi Pundi-Pundi Gol Manchester United
- Rangnick Bicara Soal Kelakuan Bek Manchester United di Media Sosial, Ada Apa Sih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Intip Peluang Bajak Arda Guler dari Real Madrid
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:15
-
Gak Jadi Dipulangkan! Barcelona Mantap Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 09:10
-
Xavi Latih Manchester United? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:30
-
Akhirnya! Arsenal Sepakati Kontrak Baru Bukayo Saka
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:02
LATEST UPDATE
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
-
Chelsea Digosipkan Bakal Angkut Vinicius Junior, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 11:15
-
Kabar Terbaru Calon Caretaker Baru MU: Jadinya Ole apa Carrick nih?
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:30
-
Arsenal Intip Peluang Bajak Arda Guler dari Real Madrid
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





