Aksi Solidaritas Pemain Bundesliga Terhadap George Floyd Dipuji Presiden FIFA
Yaumil Azis | 3 Juni 2020 10:11
Bola.net - Beberapa pemain Bundesliga menunjukkan gestur tubuh yang menunjukkan dukungan terhadap gerakan protes atas kasus George Floyd. Gestur tersebut kemudian dipuji oleh presiden FIFA, Gianni Infantino.
Perhatian publik sedang tertuju ke Amerika Serikat setelah salah satu warganya, George Floyd, merenggang nyawa di tangan oknum polisi Minneapolis. Gelombang protes pun sedang disuarakan di Amerika Serikat sampai sekarang.
Aksi dukungan terhadap demonstran juga bertebaran di berbagai media. Salah satu contohnya adalah penyerang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, yang mengumbar pesan 'Keadilan untuk George Floyd saat merayakan gol.
Gestur yang sama juga dilakukan oleh rekan setim Sancho, Achraf Hakimi. Sementara itu, Marcus Thuram yang sedang memperkuat Borussia Monchengladbach menunjukkan aksi berlutut sebagai simbol kematian George Floyd.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pantas Diapresiasi, Bukan Dihukum
Sancho menyampaikan pesannya dengan membuka jersey Dortmund yang ia kenakan. Hasilnya, pemain asal Inggris itu pun diganjar kartu kuning oleh wasit. Sementara Hakimi dan Thuram tidak mendapatkan hukuman apapun.
Federasi sepak bola Jerman (DFB) masih menimbang apakah sikap tersebut pantas diganjar dengan hukuman atau tidak. Namun kalau kata Infantino, gestur dukungan yang dilakukan Sancho dkk justru patut diberi pujian.
"Untuk menghindari keraguan, dalam kompetisi FIFA, demonstrasi pemain baru-baru ini di laga Bundesliga pantas mendapatkan tepuk tangan dan bukan hukuman," ujarnya, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Kami semua harus menolak rasisme dan segala macam bentuk dari diskriminasi. Kami semua harus menyatakan penolakan terhadap kekerasan dalam bentuk apapun," lanjutnya.
Premier League Ikut Mendukung
Premier League juga membolehkan para pemain melakukan aksi serupa saat laga digelar kembali. Mereka bahkan ikut memberikan dukungan seperti yang dilakukan Liverpool, Chelsea, dan Newcastle belum lama ini.
"FA sangat mengutuk diskriminasi dalam bentuk apapun dan telah berusaha untuk memastikan keberagaman di sepak bola Inggris dalam beberapa tahun terakhir," ujar seorang juru bicara.
"Kekuatan sepak bola bisa meruntuhkan tembok di antara masyarakat dan kami sangat berkomitmen untuk menghapus segala bentuk diskriminasi dari seluruh penjuru permainan yang kami cintai," pungkasnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













