Bangkit di Man United, Kobbie Mainoo Disebut Punya 'Kekuatan Super'
Ari Prayoga | 3 Februari 2026 21:12
Bola.net - Kobbie Mainoo kembali menunjukkan kelasnya bersama Manchester United. Sejak Michael Carrick mengembalikannya ke starting line-up, performa gelandang muda berusia 20 tahun itu dinilai meningkat drastis dan konsisten mencuri perhatian.
Di bawah arahan Carrick, Mainoo tampil dominan dalam tiga laga beruntun. Penampilannya bahkan secara tidak langsung membuat keputusan Ruben Amorim di masa lalu terlihat keliru. Amorim sempat meragukan kemampuan Mainoo, namun sang pemain kini menjawabnya lewat performa nyata di atas lapangan.
Michael Carrick sendiri tak menutupi kekagumannya. Ia menyebut Mainoo sebagai pemain yang “menyenangkan untuk ditonton”, terutama karena permainannya kini jauh lebih komplet. Tak hanya piawai menguasai bola, Mainoo juga rajin melakukan tekel keras, bekerja tanpa lelah sepanjang laga, serta mulai berani melepaskan umpan silang jarak jauh yang akurat.
Pujian terbaru datang dari legenda Manchester United, Rio Ferdinand. Dalam kanal YouTube Rio Ferdinand Presents, mantan bek timnas Inggris itu menyebut Mainoo memiliki satu “kekuatan super” yang membedakannya dari pemain lain.
Keunggulan Mainoo

Menurut Ferdinand, keunggulan utama Mainoo adalah kemampuannya bertahan dari tekanan lawan (press-resistant) sekaligus keluar dari situasi sempit dengan cerdas. Ia memuji cara Mainoo memanipulasi bola dan menggunakan tubuhnya untuk lolos dari tekanan di area mana pun di lapangan.
“Banyak pemain bisa melakukan itu di sesi latihan, tapi saat pertandingan, mereka bahkan takut menunjukkan diri untuk menerima bola,” ujar Ferdinand.
“Mainoo justru melakukannya di level tertinggi, bahkan di laga final, dan menjadi pemain kunci yang membantu Manchester United dan Inggris meraih kemenangan.”
Ferdinand menegaskan, keberanian Mainoo meminta bola di area sempit adalah kualitas langka. Meski secara fisik masih bisa berkembang, kemampuan tersebut dinilai sudah cukup untuk menjadikannya aset penting tim.
Kekuatan Mental Mainoo

Selain aspek teknis, Carrick juga menyoroti kekuatan mental Mainoo. Ketangguhan psikologis ini memungkinkan sang gelandang tampil tenang di bawah tekanan tinggi, sebuah karakter yang wajib dimiliki pemain elite.
Di era Carrick, Mainoo tak hanya berkembang sebagai pengatur tempo permainan, tetapi juga menunjukkan sisi “petarung” khas gelandang top. Ia memenangkan duel-duel krusial, rajin berlari, dan menjadi salah satu pemain paling aktif di lapangan. Bahkan, kemampuan melakukan switch play dengan umpan panjang mulai menjadi bagian dari repertoarnya.
Banyak pihak menilai Carrick adalah sosok ideal untuk memaksimalkan potensi Mainoo. Belajar langsung dari legenda lini tengah Manchester United jelas memberi dampak besar bagi perkembangan sang pemain.
Dengan performa yang terus menanjak, ambisi Kobbie Mainoo untuk menjadi gelandang kelas dunia kini kembali ke jalur yang tepat. Jika konsistensi ini terjaga, masa depan cerah tampaknya menanti di Old Trafford.
Sumber: Rio Ferdinand Presents
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditawari Kontrak Baru, Dusan Vlahovic Ragu Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Road to Final Carabao Cup 2025/2026: Arsenal
Liga Inggris 21 Maret 2026, 22:30
-
Ditawari Kontrak Baru, Dusan Vlahovic Ragu Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:30
-
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Torino: Leao Absen, Fullkrug Starter?
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:12
-
Digosipkan Bakal Dipecat Chelsea, Begini Respon Liam Rossenior
Liga Inggris 21 Maret 2026, 21:00
-
Hasil FP2 MotoGP Brasil 2026: Ai Ogura Tercepat, Asapi Marc Marquez
Otomotif 21 Maret 2026, 20:48
-
Hasil FP2 Moto2 Brasil 2026: Mario Aji Ketiga, Izan Guevara Tercepat
Otomotif 21 Maret 2026, 20:13
-
Rafael Leao Bakal Absen di Laga AC Milan vs Torino, Ada Apa?
Liga Italia 21 Maret 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










